Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko PMK: Penanganannya Full Kekuatan Nasional

Banjir Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional, Menko PMK: Penanganannya Full Kekuatan Nasional

Nasional | okezone | Rabu, 3 Desember 2025 - 15:56
share

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, mengungkapkan banjir dan longsor yang melanda Sumatera yakni Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) tidak perlu ditetapkan darurat bencana nasional.

1. Full Kekuatan Nasional Tangani Bencana Sumatera

Pratikno memastikan seluruh kementerian dan lembaga termasuk TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah diperintahkan Presiden Prabowo Subianto untuk mengerahkan kekuatan penuh dalam penanganan bencana. 

“Jadi yang jelas saat ini terjadi adalah seluruh K/L (kementerian/lembaga-red) diperintahkan oleh Bapak Presiden termasuk TNI, Polri, BNPB dan semua komponen untuk mengerahkan sumber dayanya semaksimal mungkin menangani bencana di Sumatera. Jadi sekali lagi, penanganannya benar-benar penanganan full kekuatan secara nasional,” tegas Pratikno saat konferensi pers di Posko Nasional Penanggulangan Bencana di Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Sementara itu, menurut data BNPB, sebanyak 753 orang meninggal dunia akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

“Jumlah meninggal dunia 753 jiwa, hilang 650 jiwa, dan korban luka-luka 2.600 jiwa,” demikian data per Rabu (3/12/2025), dilihat dari laman resmi BNPB pada pukul 08.00 WIB.

 

Pusdatin BNPB juga menyampaikan informasi mengenai kerusakan rumah warga di ketiga provinsi. Rinciannya, 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rumah rusak ringan, dan 3.700 rusak ringan.

Banjir bandang dan tanah longsor ini turut merusak berbagai fasilitas umum, termasuk sekolah dan tempat ibadah. "Jembatan 39,34 persen mengalami kerusakan, fasilitas ibadah 16,97 persen, fasilitas pendidikan 42,5 persen, dan fasilitas kesehatan 1,18 persen," dalam laporan BNPB.

Sementara jumlah pengungsi yang tercatat hingga hari ini mencapai 106.200 di Sumatera Barat, 538.000 di Sumatera Utara, serta 1,5 juta warga di Aceh. Total warga terdampak meliputi 141.800 orang di Sumatera Barat, 1,5 juta di Aceh, dan 1,7 juta di Sumatera Utara. Total 3,3 juta jiwa terdampat bencana tersebut.

Topik Menarik