5 Fakta Terbaru Kematian Arya Daru, Pria Misterius Pengirim Amplop Cokelat hingga Instagram Mendadak Aktif
JAKARTA – Kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (ADP), masih menjadi misteri. Subarno, ayah Arya buka-bukaan soal kematian putra kandungnya dengan menggandeng kuasa hukum, Sabtu (23/8/2025).
Subaryono mengatakan, kepergian Arya Daru merupakan pukulan telak yang membuatnya shock hingga tak berdaya.
Berikut ini fakta-fakta terbaru terkait kematian Arya Daru Pangayunan:
1.Pria Misterius Kirim Amplop Cokelat
Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nikolai Apriliando mengatakan, pihak keluarga menerima amplop cokelat berisi paket misterius saat pemakaman. Amplop tersebut berisi tiga sterofoam berbentuk hati, bunga kamboja dan bintang.
Oleh karena itu, pihak keluarga menyebut polisi harus mengungkap amplop tersebut, termasuk makna simbol yang ada dalam amplop itu.
2. WA dan Instagram Arya Daru Sempat Aktif
Pihak keluarga menyebutkan Instagram dan WhatsApp milik Arya Daru aktif setelah kepergiannya. Padahal, selama ini, ponsel milik Arya Daru disebut hilang oleh pihak kepolisian.
Oleh karena itu, pihaknya akan mengonfirmasi hal tersebut kepada penyelidik Polda Metro Jaya. Selain itu, pihaknya akan meminta misteri kematian Arya Daru untuk diungkap secara terang tanpa ada tendensi apapun.
3. Mabes Polri Diminta Ambil Alih
Kuasa hukum keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) meminta pihak kepolisian untuk mengusut secara tuntas kematian Arya Daru Pangayunan. Dia juga meminta Mabes Polri untuk mengambil kasus ini dari Polda Metro Jaya dan mengusutnya secara tuntas.
4. Ayah Arya Daru Tak Terima Anaknya Disebut Bunuh Diri
Subarno, ayah kandung Arya buka-bukaan soal kematian putra kandungnya, dia tidak terima anaknya disebut bunuh diri.
Subaryono mengatakan, kepergian Arya Daru merupakan pukulan telak yang membuatnya shock hingga tak berdaya.
5. Keluarga Geram dan Tidak Terima Arya Daru Dibilang Depresi
Keluarga Arya Daru Pangayunan, Diplomat Muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, tidak terima jika Arya dibilang depresi hingga bunuh diri.
Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nikolai Apriliando menegaskan, pernyataan tersebut sangat menyudutkan korban.










