Tegas! Jokowi Perintahkan Tangkap Kepala Desa yang Korupsi

Tegas! Jokowi Perintahkan Tangkap Kepala Desa yang Korupsi

Nasional | BuddyKu | Selasa, 26 September 2023 - 18:40
share

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk menangkap kepala desa yang terbukti tidak menggunakan dana desa untuk melakukan pembangunan di desa.

Dikatakan Jokowi, pembangunan di desa sangat penting, karena sejalan dengan program pemerintah yang membangun dari pinggiran.

Hal itu diutarakan Jokowi dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan Jambore Nasional Dai Desa Madani Parmusi 2023, Cianjur, Jawa Barat, Selasa (26/9/2023).

"Karena pembangunan desa itu sangat penting sejalan dengan program pemerintah yang membangun dari pinggiran. Banyak orang menyampaikan pak yang dibangun hanya jalan tol, hanya airport hanya pelabuhan? Banyak yang lupa bahwa pemerintah itu telah memberikan dana desa sampai tahun ini sebesar Rp 539 triliun kepada 74800 desa di seluruh tanah air," ujarnya.

"Dan dari total itu dari sejak 2015 sampai 2023 telah selesai kalau jalan tol itu hanya sudah 9 tahun ini selesai 2040 kilometer. Tapi kalau jalan desa 9 tahun ini telah selesai 326 ribu kilometer jalan desa. Ini gak pernah ada yang ngitung," tambahnya.

Meski terlihat panjang, kata Jokowi, jalan desa yang dibangun hanya 4 sampai 5 kilo perdesa dari 74800 desa.

"Kemudian jadi embung 6400 embung desa. Coba nanti bapak ibu sekalian yang ada di desa, para dai coba di cek bener ndak angka-angka ini yang saya sampaikan. Ada jalan desa baru gak, ada embung gak, ada irigasi baru gak, kalau ndak berarti banyak yang korup disitu, ujar Jokowi.

"Akan saya turunkan BPK, BPKP cek kalau gak ada, karena hampir setiap tahun kurang lebih 1 sampai 2 miliar dikirimkan ke desa-desa. Jadi kalau gak jadi barang kepala desanya diciduk," lanjutnya.

Jokowi juga meminta Dai Desa Madani Parmusi untuk mengecek pasar desa. Dirinya mengungkapkan bahwa sudah dibangun 14 ribu pasar desa yang tersebar di Indonesia.

"Desa itu juga dibangun yang namanya pasar desa sudah jadi 14 ribu pasar desa. Bapak ibu coba lihat cek ada gak barangnya yang namanya pasar desa, kalau gak ada hati-hati kepala desanya," ungkap Jokowi .

Oleh sebab itu, Jokowi sangat menghargai mengenai program dai masuk desa. Karena, katanya, pembangunan fisik seperti jalan desa, jembatan desa, embung di desa, pasar di desa itu tidak ada artinya jika melupakan pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Pembangunan SDM, kata Jokowi, khususnya yang berkaitan dengan karakter, budi pekerti, dan akhlak.

"Kalau ndak ada ini, uang itu ilang, ilang, karena kita ini jauh sekali ngontrolnya kan sangat jauh rentang dari Jakarta sampai desa pelosok-pelosok itu Ndak ngeceknya akan sangat sulit sekali. Sehingga sekali lagi apa yang sudah kita kirimkan ke desa ini dapat bermanfaat optimal bagi umat," tandasnya.

Topik Menarik