Kualitas Udara Di Jakarta Petang Ini Masih Tidak Sehat Ini Lho Alasan Dinas LH
Kualitas udara di Jakarta masih terpantau jelek saat jam pulang kerja, di hari kedua Kebijakan Work From Home (WFH) 50 persen diberlakukan. Bahkan lebih buruk dari sore kemarin.
Dari data terbaru yang dirilis situs pemantau kualitas udara IQAir.com, per jam 6 petang WIB, kualitas udara di Jakarta berada di peringkat kedua terburuk di dunia, dengan skor AQI US 152.
Angka tersebut masih ditandai dengan warna merah, yang artinya tidak sehat. Sementara sore kemarin, kualitas udara di Jakarta sedikit membaik yang ditandai dengan warna kuning.
Konsentrasi Polutan PM2,5 mencapai 58,2 g/m kubik atau 11,6 kali ambang batas aman yang ditetapkan WHO.
Polusi udara adalah masalah serius. Sepanjang tahun ini saja diperkirakan ada 8.400 kematian akibat kualitas udara yang buruk.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto beralasan polusi udara di Ibu Kota diperparah oleh kemarau panjang atau El Nino.
Ini memang ada El Nino hingga menyebabkan musim panasnya juga sedikit beda dan jangka waktunya juga mungkin akan panjang, kata Asep dalam rapat dengan komisi D DPRD DKI Jakarta, Selasa (22/8).










