Loading...
Loading…
Resmikan Dua Gereja, Anies Baswedan: Persatuan Ini Akan Berkelanjutan

Resmikan Dua Gereja, Anies Baswedan: Persatuan Ini Akan Berkelanjutan

Powered by BuddyKu
Nasional | WartaEkonomi | Minggu, 04 September 2022 - 10:40

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan Gereja Bethel Indonesia dan Gereja Pantekosta Jemaat Yordan Gading Griya Lestari pada Sabtu (3/9/2022). Peresmian tersebut dilakukan dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dalam sambutannya, Anies menyebut bahwa Jakarta memiliki seluruh unsur yang mencakup rasa persatuan Indonesia. Dia menyebut bahwa sikap toleransi menjadi satu upaya mewujudkan rasa kesetaraan antarumat beragama.

"Ini bisa menjadi satu contoh dan menjadi gambaran bagaimana kita bisa hidup bersama dan bersatu. Untuk menuju persatuan dan kesatuan Indonesia, setiap pribadi harus mengamalkan sikap toleransi dan sikap kesetaraan dalam semua aspek. Maka, selanjutnya akan muncul rasa keadilan, sehingga akan terbentuknya rasa persatuan. Pada akhirnya, kita juga ingin persatuan ini akan berkelanjutan," kata Anies dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (3/9/2022).

Anies menyebut bahwa pembangunan rumah ibadah menjadi penting untuk menjaga kerukunan antarumat. Selain itu, dia juga menyebut bahwa rumah ibadah, mampu menambah kedamaian dan keteduhan bagi Jakarta.

Lebih lanjut, Anies berharap agar gereja yang baru saja dia resmikan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Selain itu, dia juga berharap kebajikan para jemaat bisa semakin tumbuh.

"Harapannya, gereja ini menjadi sebuah tempat yang dirasakan kebermanfaatannya bagi lingkungan sekitar. Kami pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembangunan gedung gereja sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Perlu diketahui, pembangunan GBI Jelambar Timur ini dilakukan secara swadaya oleh para jemaat. Sementara itu, untuk GPdI Jemaat Yordan Gading Griya Lestari selain didapatkan dari swadaya jemaat, juga mendapat dana Hibah dari Pemprov DKI Jakarta sebesar Rp250 juta.

Original Source

Topik Menarik