Loading...
Loading…
Terdepak dari Australia Terbuka, Naomi Osaka: Aku Bukan Tuhan

Terdepak dari Australia Terbuka, Naomi Osaka: Aku Bukan Tuhan

Nasional | jawapos | Sabtu, 22 Januari 2022 - 10:10

JawaPos.com - Kejutan besar tersaji di sektor tunggal putri grand slam Australia Terbuka 2022.

Setelah pada Kamis (20/1) ranking ketiga dunia Garbine Muguruza pulang, kemarin giliran juara bertahan Naomi Osaka yang harus angkat koper.

Petenis Jepang tersebut takluk di tangan petenis Amerika Serikat (AS) Amanda Anisimova. Petenis 20 tahun yang masih berada di ranking ke-60 dunia itu menekuk Osaka dalam tiga set 4-6, 6-3, 7-6(5).

"Aku datang ke pertandingan ini dengan kesadaran penuh bahwa aku harus tampil sangat tajam untuk menjaga peluang menang," ucap Anisimova dilansir ESPN .

Kemenangan Anisimova itu sekaligus membuyarkan prediksi terwujudnya laga blockbuster antara Osaka menghadapi jagoan tuan rumah sekaligus ranking pertama dunia Ashleigh Barty di babak keempat atau 16 besar.

Sebelum Osaka tumbang, Barty lebih dulu mengamankan tiket 16 besar dengan menang 6-2, 6-3 atas Camila Giorgi.

Bagi Osaka, kekalahan itu membuatnya tercatat selalu gagal mempertahankan gelar juara grand slam yang dia raih. Totalnya sebanyak empat kali.

Selain menjadi juara Australia Terbuka tahun lalu, Osaka juga menjadi kampiun pada 2019. Dua gelar grand slam lain dia dapat dari AS Terbuka 2018 dan 2020.

Baca Juga :
Tersingkir dari Australia Terbuka, Naomi Osaka Tak Larut dalam Kesedihan

"Aku sudah berjuang semaksimal mungkin untuk setiap poin. Karena itu, aku tidak bisa bersedih dengan hasil ini," ucap Osaka dilansir New York Times.

"Aku bukan Tuhan. Tidak mungkin aku bisa memenangi setiap pertandingan," tambah petenis 24 tahun itu.

Di sisi lain, kemenangan dua set atas Giorgi membuat Barty belum kehilangan satu set pun dalam tiga laga yang telah dia jalani di Melbourne Park tahun ini.

Duel melawan Anisimova di 16 besar besok akan menjadi ulangan semifinal grand slam Prancis Terbuka yang dilakoni Barty pada 2019.

Saat itu, petenis kelahiran Ipswich, Queensland, Australia, tersebut menang tiga set di lapangan tanah liat atas Anisimova.

Barty lantas bablas meraih gelar grand slam pertamanya sepanjang karier dari ajang itu dengan menaklukkan petenis Republik Ceko Marketa Vondrousova di final.

Namun, kemenangan itu bukan jaminan Barty bisa menaklukkan Anisimova sekali lagi di pertemuan besok. Selain keduanya belum pernah bentrok di lapangan keras, performa Anisimova saat ini juga tengah menanjak.

Baca Juga :
Sudah Tak Cedera Lagi, Naomi Osaka Makin Pede Hadapi Australia Open 2022

Petenis 20 tahun itu baru saja menjuarai ajang pemanasan Australia Terbuka, yakni Melbourne Summer Set 2, yang baru rampung awal bulan ini (9/1).

Kompetisi itu juga berlangsung di Melbourne Park. Di final Anisimova menaklukkan petenis Belarusia Aliaksandra Sasnovich 7-5, 1-6, 6-4.

Barty sudah menyadari itu. Dia menyebut Anisimova adalah petenis muda yang terus tumbuh dan tak kenal menyerah di lapangan.

Dia bahkan masih ingat saat Anisimova bisa bangkit menyamakan kedudukan 3-3 pada set kedua saat keduanya bertemu di semifinal Prancis Terbuka 2019. Padahal,saat itu Barty unggul lebih dulu 3-0.

Dia memang layak berada di 16 besar. Ini akan menjadi laga yang sangat menarik, ucap Barty dilansir ABC .

Original Source

Topik Menarik