Mencekam! Buaya 3 Meter Masuk Kolam Ikan di Wajo, Evakuasi Dramatis

Mencekam! Buaya 3 Meter Masuk Kolam Ikan di Wajo, Evakuasi Dramatis

Nasional | inews | Minggu, 8 November 2026 - 09:56
share

WAJO, iNews.id – Seekor buaya berukuran besar dengan panjang sekitar tiga meter menggegerkan warga Desa Assorajang, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Sabtu (7/11/2026) sore.

Reptil buas tersebut ditemukan berada di dalam kolam ikan milik warga yang lokasinya berdekatan langsung dengan kawasan permukiman penduduk.

Khawatir dengan keselamatan, warga segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas berwenang untuk meminta evakuasi buaya tersebut. 

Proses penangkapan satwa liar itu berlangsung sangat menegangkan. Tim gabungan dari Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang dibantu oleh personel TNI dan warga setempat harus berjuang keras menjinakkan buaya di tengah genangan air dan lumpur kolam.

Dengan menggunakan alat bantu berupa jala dan jaring, petugas berupaya menjerat serta mengendalikan pergerakan agresif sang predator.

Medan evakuasi yang sulit serta ukuran buaya yang cukup besar membuat para petugas harus bekerja ekstra hati-hati demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Setelah melalui perjuangan sengit, buaya berukuran tiga meter tersebut akhirnya berhasil diamankan. Satwa liar itu kemudian diangkut menggunakan mobil pemadam kebakaran untuk selanjutnya diserahkan kepada instansi berwenang guna penanganan lebih lanjut.

Seorang warga, Jimmi, mengaku kemunculan buaya secara tiba-tiba di dekat pohon sekitar kolam ikan tersebut membuat warga sekitar dilanda ketakutan.

"Buaya muncul tiba-tiba di bawah pohon dekat kolam ikan, kami takut. Tadi evakuasinya dibantu Damkar menggunakan jaring. Kemunculan buaya ini diduga karena Danau Tempe dan sungai sekitar mulai mengering," ungkap Jimmi.

Warga berharap instansi terkait dapat segera mengambil langkah antisipasi serta melakukan pemantauan rutin di sekitar lokasi. Hal ini dinilai penting untuk mencegah kemunculan kembali satwa liar dari habitat aslinya yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

Topik Menarik