Said Iqbal Tak Ambil Pusing Jadi Target Penyadapan Listyo Sigit cs: Risiko Perjuangan

Said Iqbal Tak Ambil Pusing Jadi Target Penyadapan Listyo Sigit cs: Risiko Perjuangan

Terkini | inews | Sabtu, 7 November 2026 - 18:26
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal tak masalah bila dirinya menjadi target penyadapan ilegal oleh mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo cs. Baginya, hal itu merupakan risiko perjuangan.

Said mengaku baru mengetahui informasi namanya masuk daftar target penyadapan. Dia memilih tak ambil pusing bila dirinya menjadi target penyadapan.

"Saya nomor 42, kan? Nomor 42, saya disadap? Apa sikap saya? Biasa-biasa saja. Itu risiko perjuangan para aktivis. Kalau kamu berani memadamkan api atau membakar api, harus berani terbakar. Jadi itu biasa-biasa saja," kata Said di Jakarta Pusat, Sabtu (7/11/2026).

Said pun menyerahkan proses penyidikan sesuai mekanisme hukum. Dia menyatakan, pihaknya menjunjung asas praduga tak bersalah.

"Jangan diadu domba dengan hoaks-hoaks yang berkembang. Biarlah kita serahkan Mabes Polri agar Mabes Polri melakukan tugasnya," katanya.

Dia juga menyerukan kepada Polri untuk bersatu dan tak terpecah belah. Polri diminta tak lemah menghadapi persoalan ini.

"Jangan diadu domba karena kalau Polri lemah, maka stabilitas keamanan umum juga akan lemah. Jangan diadu domba. Jangan kejadian dan juga Polri harus bersinergi dengan TNI," ucap Said.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Selain Listyo, polisi menetapkan sejumlah perwira tinggi Polri sebagai tersangka.

Hingga kini, jumlah tersangka yang diumumkan mencapai empat orang, yakni Jenderal Listyo Sigit, Irjen Ahrie Sonta Nasution, Irjen Eko Hadi Santoso dan Irjen Slamet Uliandi.

Topik Menarik