Santiago Pena Lengser, Pedro Alliana Kini Jadi Presiden Paraguay

Santiago Pena Lengser, Pedro Alliana Kini Jadi Presiden Paraguay

Terkini | inews | Sabtu, 7 November 2026 - 16:47
share

ASUNCION, iNews.id - Pedro Alliana resmi dilantik sebagai Presiden Paraguay menggantikan Santiago Pena yang dimakzulkan oleh Senat pada Jumat (6/11/2026). Alliana kini menjadi presiden ke-53 negara Amerika Selatan tersebut.

Pria berusia 52 tahun itu sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden mendampingi Pena sejak 2023. Dia mengucapkan sumpah jabatan pada Jumat setelah Senat Paraguay menyetujui pemakzulan Pena melalui pemungutan suara dengan hasil 44 dari 45 anggota mendukung pencopotan sang presiden. Satu senator lainnya abstain.

Dikutip dari Al Jazeera, Sabtu (7/11/2026), setelah pemakzulan tersebut, Pena menyampaikan pesan perpisahan melalui media sosial. Dia mengaku meninggalkan jabatannya dengan rasa terima kasih, sekaligus menyadari keresahan masyarakat yang masih menunggu kejelasan atas krisis perbankan yang terjadi.

"Saya mengundurkan diri dengan penuh rasa terima kasih, sekaligus menyadari kegelisahan mereka yang saat ini masih menanti jawaban," tulis Pena.

Sementara itu, dalam pidato pertamanya setelah dilantik, Alliana menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis keuangan akibat kolapsnya Ueno Bank. Dia berjanji pemerintahannya akan mengambil langkah segera untuk memberikan ganti rugi kepada para nasabah, terutama masyarakat yang kurang mampu.

"Saya tidak ingin ada yang setengah hati dalam menjalankan misi ini, saya ingin hasil," tegas Alliana dalam pidatonya, seperti dikutip dari situs resmi Senat Paraguay.

Pergantian kepemimpinan ini terjadi di tengah krisis perbankan menyusul kolapsnya Ueno Bank, salah satu lembaga pemberi pinjaman populer di negara tersebut. Bank sentral Paraguay sebelumnya menyatakan Ueno tidak memenuhi standar solvabilitas atau kemampuan memenuhi kewajiban keuangannya.

Krisis tersebut berdampak pada jutaan nasabah Ueno yang kehilangan akses terhadap rekening dan pembayaran pensiun mereka. Selain itu, muncul pertanyaan mengenai pengawasan pemerintah terhadap bank tersebut serta dugaan konflik kepentingan yang melibatkan Pena.

Pena diketahui pernah tercatat sebagai pemegang saham perusahaan induk Ueno pada 2023. Namun, dia mengklaim telah menjual sahamnya pada awal 2025.

Setelah dimakzulkan, Pena diperintahkan menjalani tahanan rumah oleh jaksa atas dugaan pelanggaran kepercayaan dan sejumlah tindak pidana lainnya. Sementara itu, Alliana kini menghadapi tantangan memimpin Paraguay di tengah salah satu skandal politik dan ekonomi terbesar dalam sejarah negara tersebut

Topik Menarik