Heboh! Puluhan Supermarket di Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Rusak Bikin Daging Busuk

Heboh! Puluhan Supermarket di Eropa Kena Serangan Siber, Freezer Rusak Bikin Daging Busuk

Terkini | inews | Selasa, 3 November 2026 - 09:13
share

LONDON, iNews.id - Puluhan supermarket di tujuh negara Eropa menjadi target serangan siber. Lemari es atau freezer tiba-tiba rusak, suhu berubah menjadi panas yang menyebabkan bahan makanan beku ternasuk daging menjadi rusak.

Sekitar 40 supermarket Delhaize di Belgia dan Luksemburg terkena dampak. Pemandangan serupa terlihat di sejumlah kecil toko di Swedia, Irlandia, Belanda, Estonia, dan Finlandia.

Sabcobel, perusahaan Belgia yang memproduksi beberapa lemari es terkena dampak. 

Suhu freezer di beberapa supermarket di seluruh Eropa dilaporkan naik hingga 50 derajat Celsius.

Evaporator beralih ke mode pencairan es karena panas. Serangan tersebut diyakini serupa dengan insiden pada Oktober yang menimpa ratusan supermarket di Prancis. Saat itu, produk makanan senilai jutaan euro harus dibuang.

CEO Sabcobel Stephan Moelans mengatakan, insiden tersebut merupakan serangan siber. Perusahaan bekerja sepanjang waktu untuk memutus sambungan unit yang terkena dampak dari jaringan.

Dia menjelaskan, sejak serangan di Prancis pada awal Oktober, perusahaan berupaya untuk melindungi lemari es dari serangan. Namun unit-unit tersebut membutuhkan modifikasi fisik, bukan hanya pembaruan software.

Sebagian besar supermarket di seluruh Eropa terhubung ke internet, sehingga pemeliharaan serta pemecahan masalah dapat dilakukan dari jarak jauh.

"Solusi paling sederhana adalah mengelola lemari es melalui koneksi internet yang aman. Sebagian besar pelanggan kami beralih ke cara itu setelah serangan Prancis," ujarnya, seperti dilaporkan kembali BBC, Selasa (3/11/2026).

Belum jelas siapa yang berada di balik serangan terbaru ini.

Pihak berwenang AS juga menyelidiki penyebab kerusakan sistem pendingin sejumlah pangkalan militer pada Agustus dan bekerja sama dengan pejabat Prancis untuk memeriksa apakah insiden tersebut berkaitan.

Badan keamanan siber nasional Belgia maupun Swedia menyatakan sedang memantau insiden tersebut.

Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris bekerja sama dengan mitra internasional dan industri untuk mempelajari insiden tersebut. saejauhg ini belum ada insiden yang dilaporkan di Inggris.

Di Flanders, Belgia, cabang Delhaize di Hoeilaart menyatakan insiden ini menyebabkan kerugian senilai 100.000 euro, yakni dari produk makanan beku yang terpaksa dibuang.

Manajer cabang mengatakan, kerugian itu belum termasuk dampak dari penutupan toko.

Carrefour, jaringan supermarket milik Prancis, mengatakan insiden itu memengaruhi 15 toko di Belgia. Namun perusahaan itu lebih siap sehingga tak sampai menutup toko.

Seorang juru bicara Colruyt Group, yang mengoperasikan jaringan waralaba Spar di Belgia, mengatakan lima toko mengalami serangan siber terhadap sistem pendingin.

Peritel furnitur murah Swedia, Ikea, mengatakan sistem pendingin toko di kota Mons, Belgia, terpengaruh. 

Beberapa toko ICA dan Coop di Swedia juga terkena dampak.

Tujuh dari 800 toko Coop di Swedia juga terkena dampak, namun situasinya telah terkendali.

Di negara tetangga Finlandia, kerusakan lemari es terdeteksi di beberapa toko K-store.

Pemilik jaringan supermarket Kesko menyatakan, para ahli keamanannya sedang menyelidiki penyebab masalah tersebut.

Serangan ini juga memengaruhi toko-toko di Irlandia, Belanda, dan Estonia.

Topik Menarik