Sebelum Tabrak Belasan Orang di Halte Bekasi, Truk Molen Sempat Hantam Tembok Kampus

Sebelum Tabrak Belasan Orang di Halte Bekasi, Truk Molen Sempat Hantam Tembok Kampus

Terkini | inews | Minggu, 1 November 2026 - 20:22
share

BEKASI, iNews.id - Sopir truk molen bermuatan adukan semen sempat berupaya menghentikan kendaraannya dengan menabrakkan ke tembok gerbang Universitas BSI di Jalan Cut Meutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Namun, upaya tersebut gagal hingga truk terus melaju dan menghantam 12 orang yang sedang menunggu bus di halte, Minggu (1/11/2026) sore.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, Iptu Rojali, menjelaskan kecelakaan terjadi pukul 16.30 WIB. Truk melaju dari arah Universitas Islam 45 (Unisma) menuju Rawa Panjang.

Saat melintasi turunan jembatan di depan Universitas BSI, sopir mengaku tidak mampu mengendalikan kendaraan karena sistem pengereman diduga mengalami gangguan.

“Si sopir menerangkan bahwasannya, sudah tidak bisa mengendalikan mobil. Penyebabnya adalah remnya sudah tidak bisa melakukan pengereman,” kata Iptu Rojali di lokasi kejadian, dikutip dari iNews Bekasi, Minggu (1/11/2026).

Dalam kondisi tersebut, sopir mencoba menghentikan laju truk dengan menabrakkannya ke tembok gerbang kampus. Namun, kendaraan bermuatan adukan semen itu tetap melaju hingga akhirnya menabrak warga yang berada di halte.

“Korban saat kejadian memang sedang menunggu bis di halte,” ujarnya.

Akibat kecelakaan tersebut, 12 orang menjadi korban. Enam orang tewas, sedangkan enam lainnya mengalami luka-luka. Para korban terdiri atas laki-laki, perempuan, hingga anak-anak.

”Total korban ada dua belas, ada perempuan, laki-laki, hingga anak-anak,” ucapnya.

Seluruh korban tewas dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang dan lima lainnya ke RSUD Kota Bekasi.

Sementara itu, enam korban luka mendapatkan perawatan medis. Empat orang dirawat di RS Juwita dan dua lainnya di RS Siloam Rawa Panjang.

Polisi telah menahan sopir truk molen untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami penyebab kecelakaan, termasuk dugaan gangguan pada sistem pengereman kendaraan.

Topik Menarik