Veda Ega Raih Podium Moto3 Malaysia 2026 usai Comeback dari Posisi 8
SEPANG, iNews.id - Veda Ega Pratama sukses merebut podium kedua Moto3 Malaysia 2026 setelah melewati pertarungan sengit hingga lap terakhir di Sirkuit Sepang, Malaysia, Minggu (1/11/2026) siang WIB. Pembalap Indonesia berusia 17 tahun itu menunjukkan perjuangan luar biasa setelah memulai balapan dari posisi kedelapan.
Veda langsung tampil agresif begitu lampu start padam. Dia mampu merangsek ke posisi kelima dan mulai memburu para pembalap di depannya. Sementara itu, Maximo Quiles dari CFMOTO Aspar Team memimpin jalannya balapan.
Persaingan di barisan depan berlangsung ketat sejak lap-lap awal. Veda terus berusaha mendekati David Almansa dari Intact GP yang menempati posisi keempat. Di depan Almansa, Hakim Danish dari MT Helmets berada di urutan ketiga, sedangkan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM menempati posisi kedua.
Veda bahkan sempat naik ke posisi kedua setelah menyalip Almansa, Danish, dan Carpe secara beruntun. Namun, persaingan yang semakin ketat membuat posisinya kembali terancam. Ketika balapan menyisakan empat lap, dia harus turun ke urutan keempat.
Manuver Veda di Lap Terakhir Jadi Penentu
Empat lap terakhir menjadi fase paling menegangkan bagi Veda. Empat pembalap yang berada di belakang Quiles saling berebut posisi podium. Veda dan Almansa bergantian menempati posisi kedua dan ketiga dalam pertarungan yang berlangsung sengit.
Carpe juga tidak tinggal diam. Pembalap Red Bull KTM itu sempat mengambil alih posisi kedua dan membuat persaingan semakin sulit bagi Veda.
Memasuki lap terakhir, Veda kembali menunjukkan keberaniannya. Dia melancarkan manuver untuk melewati Carpe dan merebut posisi kedua. Upaya tersebut menjadi penentu keberhasilannya mengamankan podium di Sepang.
Veda akhirnya finis di posisi kedua Moto3 Malaysia 2026. Dia terpaut sekitar tiga detik dari Maximo Quiles yang berhasil keluar sebagai pemenang.
Hasil ini menjadi pencapaian penting bagi Veda yang mampu bangkit dari posisi kedelapan dan bersaing di barisan depan hingga akhir balapan. Perjuangannya di Sepang memperlihatkan kemampuan pembalap muda Indonesia itu dalam menghadapi tekanan dan persaingan ketat di kelas Moto3.









