Jelang Hadapi Bali United, Arema FC Dibayangi Masalah Serius

Jelang Hadapi Bali United, Arema FC Dibayangi Masalah Serius

Olahraga | inews | Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:00
share

MALANG, iNews.id - Arema FC menghadapi ancaman kelelahan pemain di tengah padatnya jadwal Super League 2026-2027. Meski sukses melibas Dewa United Banten FC dengan skor telak 4-0 pada pekan ketujuh, pelatih interim Andre Caldas justru dibuat waswas setelah Matheus Blade mengalami gangguan fisik menjelang akhir pertandingan.

Kondisi Blade menjadi perhatian serius tim pelatih Arema FC. Pemain tersebut merasakan sesuatu ketika mencoba melakukan sprint pada babak kedua, saat pertandingan memasuki fase akhir. Situasi itu memunculkan kekhawatiran terhadap risiko cedera akibat tingginya beban pertandingan.

Andre Caldas menilai sejumlah pemain mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah menjalani laga secara beruntun. Karena itu, menjaga kebugaran skuad menjadi pekerjaan penting bagi Arema FC agar para pemain tetap bisa tampil maksimal tanpa mengambil risiko fisik yang berlebihan.

Pelatih asal Brasil tersebut menjelaskan, Blade telah menjalani banyak pertandingan dengan jumlah menit bermain yang cukup tinggi. Kondisi itu membuat tim pelatih harus lebih berhati-hati ketika melihat adanya tanda gangguan fisik.

"Soal Blade? Ya, Blade itu sangat penting. Dia mengalami kelelahan karena terlalu banyak pertandingan dan menit bermain. Jadi, saat dia mencoba melakukan sprint mungkin di menit ke-80 atau sekitar itu dia merasakan sesuatu. Kita harus berhati-hati dalam situasi seperti ini," ungkap Andre Caldas dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Rabu (28/10/2026).

Andre sebenarnya sudah memiliki rencana untuk menarik Blade keluar sebelum gangguan fisik tersebut terjadi. Namun, kejadian di lapangan berlangsung lebih cepat dari perkiraan sehingga tim pelatih perlu segera mengambil keputusan untuk mengantisipasi kondisi pemain.

Andre Caldas Pilih Rotasi untuk Cegah Cedera

Blade bukan satu-satunya pemain yang mendapat perhatian Andre Caldas. Pelatih interim Arema FC itu juga memutuskan mengganti Dendi dan Careca setelah melihat kondisi fisik keduanya mulai menurun.

Pergantian tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan, bukan semata-mata untuk mengubah strategi permainan. Andre menilai pemain yang sudah kelelahan perlu ditarik keluar sebelum kondisinya berpotensi berkembang menjadi cedera.

"Selain itu, saya juga mengganti pemain lain seperti Dendi dan Careca karena saya lihat kondisi fisik mereka sudah sangat berat. Kalau saat itu tidak segera diganti, bukan tidak mungkin mereka juga akan mengalami cedera," jelas Andre.

Andre juga menegaskan, rotasi pemain merupakan bagian normal dari pengelolaan tim dalam menghadapi kompetisi dengan jadwal yang padat. Pemain yang digantikan tidak otomatis dianggap tampil buruk atau melakukan kesalahan selama pertandingan.

"Ya, perubahan-perubahan tersebut adalah hal yang wajar. Bukan berarti pemain yang sebelumnya tampil melakukan kesalahan. Saat ini kami sedang berada dalam situasi yang sulit. Tentu saja, dalam sebuah pertandingan yang berlangsung selama 90 menit, hal seperti ini bisa terjadi," kata pelatih asal Brasil itu.

Kemenangan 4-0 atas Dewa United pun menjadi modal penting bagi Arema FC. Namun, tim berjuluk Singo Edan itu tetap harus memperhatikan kondisi para pemain, terutama ketika jadwal kompetisi menuntut mereka kembali bertanding dalam waktu berdekatan.

Saat ini, Arema FC menempati peringkat ke-10 klasemen sementara Super League 2026-2027 dengan koleksi sembilan poin dari tujuh pertandingan. Posisi tersebut menjadi gambaran perjalanan Singo Edan sejauh kompetisi musim ini berlangsung.

Arema FC Bersiap Hadapi Bali United

Ujian berikutnya sudah menanti Arema FC pada pekan kedelapan Super League 2026-2027. Singo Edan dijadwalkan menjamu Bali United di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu (31/10/2026).

Pertandingan tersebut menjadi agenda penting bagi Arema FC untuk melanjutkan persaingan di kompetisi. Di tengah target meraih hasil positif, Andre Caldas perlu memastikan kondisi pemain tetap terjaga agar risiko cedera tidak bertambah.

Kondisi Matheus Blade dan kebugaran pemain lain pun menjadi hal yang patut diperhatikan menjelang laga tersebut. Rotasi berpotensi kembali menjadi pertimbangan tim pelatih dalam menjaga keseimbangan antara kebutuhan taktik, target kemenangan, dan kesiapan fisik skuad Arema FC.

Topik Menarik