Persija Putri Beralih ke Ricky Nelson, Ini Rekam Jejak sang Pelatih Anyar

Persija Putri Beralih ke Ricky Nelson, Ini Rekam Jejak sang Pelatih Anyar

Olahraga | inews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:00
share

JAKARTA, iNews.id - Persija Putri menunjuk Ricky Nelson sebagai pelatih kepala untuk mengarungi Liga Putri Indonesia 2026-2027. Perubahan ini dilakukan setelah Muhamad Yusup Prasetiyo diistirahatkan dari jabatannya usai mendampingi Vivi Oktavia Riski dan rekan-rekan dalam dua pekan awal kompetisi.

Pergantian pelatih tersebut menjadi langkah Persija Putri untuk memperbaiki performa tim pada musim ini. Ricky diharapkan membawa suasana baru sekaligus membantu para pemain meningkatkan permainan dalam persaingan Liga Putri Indonesia.

Manajer Persija Putri, Diky Soemarno, menyampaikan kepercayaan manajemen kepada Ricky untuk memimpin tim. Dia berharap pelatih anyar itu mampu membangun lingkungan tim yang positif, menjaga profesionalisme, dan mendukung perkembangan setiap pemain.

“Kami memberikan kepercayaan kepada Coach Ricky Nelson untuk memimpin Persija Putri. Harapannya, beliau bisa membangun suasana tim yang positif, menjaga profesionalisme, dan memberi ruang bagi setiap pemain untuk berkembang,” kata Diky dalam keterangannya.

Diky menilai perubahan kepemimpinan merupakan bagian dari proses pembenahan yang dapat dilakukan sebuah tim. Namun, langkah tersebut perlu diikuti kerja keras pemain dan dukungan manajemen agar upaya perbaikan bisa berjalan sesuai harapan.

“Sebagai manajer, saya akan mendampingi proses ini. Kami ingin tim kembali fokus dan tumbuh bersama, dengan tanggung jawab yang dipikul bersama pula," katanya.

Rekam Jejak Ricky Nelson di Persija

Ricky bukan sosok baru di lingkungan Persija. Dia pernah menjadi asisten pelatih tim utama selama dua musim, yakni 2024/2025 dan 2025/2026, ketika klub ditangani Carlos Pena dan Mauricio Souza.

Pengalaman mendampingi tim utama menjadi salah satu bekal Ricky dalam menjalankan tugas barunya bersama Persija Putri. Dia sudah mengenal lingkungan klub setelah terlibat dalam tim kepelatihan pada dua musim sebelumnya.

Selain menjadi asisten pelatih, Ricky juga mengemban tanggung jawab sebagai Chief of Development Persija pada periode yang sama. Peran tersebut berkaitan dengan perhatian klub terhadap pengembangan pemain, yang turut menjadi bagian dari rekam jejak Ricky di lingkungan Macan Kemayoran.

Di luar Persija, Ricky memiliki pengalaman melatih sejumlah klub Indonesia. Nama-nama yang pernah ditanganinya antara lain Persika Karawang, Persik Kendal, Sulut United, Persipura, dan terakhir Persis Solo.

Penunjukan Ricky menempatkannya dalam tanggung jawab baru untuk memimpin Persija Putri di tengah berlangsungnya Liga Putri Indonesia 2026-2027. Dia diharapkan mampu membantu tim kembali fokus, membangun kekompakan, dan mengembangkan potensi para pemain.

Bagi Persija Putri, perubahan ini bukan hanya soal pergantian sosok di kursi pelatih. Manajemen juga menekankan pentingnya kerja sama antara pelatih, pemain, dan seluruh elemen tim untuk mendukung proses pembenahan sepanjang kompetisi.

Topik Menarik