Update Karhutla: 1.566 Hektare Lahan di Kalimantan Masih Terbakar, Sumatera Sisa 23 Ha
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang di Kalimantan masih mencapai sekitar 1.566 hektare (ha) hingga Selasa (27/10/2026). Sementara itu, luas karhutla yang tercatat di Sumatera tersisa sekitar 23 ha.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan menjelaskan, luasan karhutla di Kalimantan tersebut tersebar di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah sekitar 1.140 ha, Kalimantan Barat 391 ha, dan Kalimantan Selatan 35 ha.
"Di Sumatera, luas lahan yang tercatat dalam penanganan di Sumatera Selatan mencapai sekitar 23 hektare," kata Berton dalam keterangannya, dikutip Rabu (28/10/2026).
Berton memastikan upaya penanganan terus dilakukan melalui pemadaman darat dan dukungan operasi udara sesuai kondisi di lapangan. Sinergi antarkementerian, lembaga, dan pemerintah daerah juga diperlukan untuk mendukung penanganan karhutla di wilayah terdampak.
Selain pemadaman darat, pemerintah mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk membantu penanganan karhutla. Pemantauan OMC mencakup empat provinsi, sedangkan operasi dilaksanakan di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.
Pelaksanaan OMC mencatat 14 sortie atau penerbangan penyemaian dengan total penggunaan 22.800 kilogram natrium klorida (NaCl). Di Kalimantan Tengah, tercatat sembilan sortie dengan penggunaan 14.400 kilogram NaCl. Sementara itu, di Sumatera Selatan terdapat lima sortie dengan penggunaan 8.400 kilogram NaCl.
Operasi di Kalimantan Tengah didukung lima pesawat, termasuk Hercules, dengan sasaran wilayah Kalimantan Tengah dan sebagian Kalimantan Selatan. Adapun operasi di Sumatera Selatan didukung tiga pesawat yang menyasar Kabupaten Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ulu Timur, dan Banyuasin.
Berdasarkan laporan yang dihimpun BNPB, hujan terjadi di sejumlah wilayah sasaran operasi. Di Kalimantan Tengah, hujan dilaporkan mengguyur Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Barito Utara, dan Pulang Pisau.
Di Sumatera Selatan, hujan terjadi di sebagian besar wilayah. Intensitas hujan deras dilaporkan di Kabupaten Ogan Komering Ilir dan Banyuasin. Hujan juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan.
Berton menegaskan, pelaksanaan OMC terus dioptimalkan dengan mempertimbangkan potensi pertumbuhan awan hujan. Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung penanganan karhutla, terutama di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan.
"Koordinasi dilakukan bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), TNI, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung penanganan karhutla, khususnya di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan," pungkasnya.










