Dikejar Begal Bersenjata Tajam, 2 Mahasiswi UTM Jatuh ke Parit
BANGKALAN, iNews.id - Dua mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura (UTM) nyaris menjadi korban pembegalan saat melintas di Jalan Raya Pedeng, Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Kedua korban terjatuh ke parit di tepi jalan setelah menghindari sabetan senjata tajam yang diayunkan oleh salah satu dari dua pria tak dikenal.
Peristiwa tersebut terjadi saat kedua mahasiswi berboncengan sepeda motor hendak pulang ke rumah kos di kawasan Kampus UTM, Telang. Saat melintas di lokasi kejadian, mereka didekati dua pria yang juga berboncengan sepeda motor.
Kedua pria tersebut berusaha menghentikan laju kendaraan korban. Namun, ketika korban menolak, pria yang membonceng tiba-tiba mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkannya ke arah kedua mahasiswi.
Berusaha menghindari serangan, korban mengarahkan sepeda motornya ke kiri. Akibatnya, mereka kehilangan kendali dan terjatuh ke parit di bahu jalan.
Teriakan minta tolong dari korban mengundang perhatian warga sekitar. Warga segera mendatangi lokasi dan membantu kedua mahasiswi yang terlihat ketakutan. Sejumlah mahasiswa yang mengenal korban juga datang setelah mengetahui kejadian tersebut.
Kasi Humas Polres Bangkalan Ipda Agung Intama menjelaskan, kedua korban diserang oleh dua orang yang tidak dikenal saat berboncengan sepeda motor.
"Korban bersama saksi atau berdua bersama temannya berboncengan naik motor. Sesampainya di TKP, korban didatangi oleh dua orang tidak dikenal. Kendaraan yang sama sepeda motor," ujar Ipda Agung.
Dia menjelaskan, pelaku yang membonceng kemudian mengeluarkan senjata tajam dan mengayunkannya ke arah korban serta temannya. Keduanya berhasil menghindar, tetapi terjatuh ke parit di tepi jalan.
Setelah kejadian, kedua korban bersama mahasiswa lainnya melaporkan peristiwa tersebut kepada polisi. Petugas kemudian melakukan patroli di sepanjang jalur menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura untuk mengantisipasi kejadian serupa dan mencari pelaku.
Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan dua pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.










