Eltasya Curhat Lewat Merayu Waktu, Ingin Kembali ke Masa Lalu demi Sang Mantan
JAKARTA, iNews.id - Keinginan kembali ke masa lalu demi memperbaiki hubungan yang telah berakhir menjadi kisah yang diangkat penyanyi Eltasya lewat single terbarunya, Merayu Waktu. Lagu ini menggambarkan penyesalan seseorang setelah kehilangan orang yang dicintai dan harapan untuk kembali bersama meski keadaan sudah berubah.
Melalui lagu tersebut, Eltasya menyuarakan perasaan yang mungkin pernah dialami banyak orang setelah putus cinta. Ada keinginan untuk mengulang waktu, memperbaiki kesalahan, hingga mengembalikan hubungan seperti semula. Sayangnya, tidak semua hal bisa diperbaiki, terlebih ketika perpisahan sudah terjadi.
Merayu Waktu mengajak pendengar menyelami perasaan seseorang yang masih sulit melepaskan masa lalu. Meski menyadari hubungan itu telah berakhir, keinginan untuk kembali ke pelukan mantan kekasih masih tersimpan.
"Menurut aku, relate-nya lebih ke perasaan yang mungkin pernah dirasain banyak orang, ketika kita masih berharap sesuatu bisa kembali seperti dulu, padahal kenyataannya ya nggak selalu bisa," ungkap Eltasya.
Sinopsis 'Ternyata Ini Cinta' Eps 49: Konflik Saga dan Dewa Memuncak, Luna Alami Kecelakaan Hebat
Bagi Eltasya, cerita dalam Merayu Waktu terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Lagu ini tidak hanya berbicara tentang kehilangan seseorang, tetapi juga penyesalan ketika menyadari ada hal-hal yang seharusnya bisa dilakukan secara berbeda sebelum hubungan berakhir.
Perasaan tersebut menjadi warna tersendiri dalam karya terbarunya. Jika perpisahan sering kali meninggalkan kerinduan, Merayu Waktu juga membawa pendengar pada pergulatan batin ketika seseorang ingin memperbaiki keadaan, tetapi tidak lagi memiliki kesempatan yang sama.
Menariknya, Eltasya tidak merencanakan sejak awal untuk membawakan lagu tersebut. Dia justru mengenal Merayu Waktu saat berkunjung ke studio. Ketika itu, sebuah materi lagu diperdengarkan kepadanya dan langsung menarik perhatian.
"Awalnya aku cuma niat main ke studio, eh ternyata malah ditawarin lagu ini. Pas pertama kali dengar, aku langsung suka dan akhirnya memutuskan buat membawakannya," cerita Eltasya.
Ketertarikan sejak pertama kali mendengar lagu itu membuat Eltasya mantap membawakannya. Tema penyesalan dan harapan untuk memperbaiki hubungan menjadi salah satu hal yang membuatnya merasa cocok dengan Merayu Waktu.
Melalui lagu ini, Eltasya juga ingin terus mengeksplorasi musikalitasnya dengan menghadirkan karya yang memiliki kedekatan emosional dengan pendengar. Baginya, musik dapat menjadi medium untuk menyampaikan berbagai perasaan yang terkadang sulit diungkapkan secara langsung.
"Aku pastinya mau terus berkarya dan mengeksplor musik aku. Aku juga pengen bisa menghadirkan lagu-lagu yang lebih dekat dengan kehidupan dan perasaan banyak orang," ujarnya.
Eltasya berharap Merayu Waktu dapat menemani pendengar yang sedang berusaha melewati masa sulit setelah perpisahan. Terutama bagi mereka yang masih menyimpan kenangan bersama mantan kekasih, menyesali kesalahan di masa lalu, atau berharap hubungan yang telah kandas bisa kembali terjalin.
Sebab, kehilangan terkadang membuat seseorang baru menyadari arti kehadiran orang yang pernah dicintainya. Namun, sekuat apa pun keinginan untuk kembali, waktu tidak bisa diputar ulang dan masa lalu tidak selalu dapat diperbaiki.
Lewat Merayu Waktu, Eltasya menghadirkan kisah tentang cinta yang belum sepenuhnya selesai di hati, meski hubungan telah berakhir. Sebuah pengingat bahwa penyesalan bisa menjadi bagian dari perjalanan seseorang untuk menerima kehilangan dan belajar dari masa lalu.










