Erik ten Hag Ungkap Alasan Ribut dengan Cristiano Ronaldo, Singgung Masalah Latihan

Erik ten Hag Ungkap Alasan Ribut dengan Cristiano Ronaldo, Singgung Masalah Latihan

Olahraga | inews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:00
share

MANCHESTER, iNews.id – Erik ten Hag akhirnya mengungkap alasan di balik perseteruannya dengan Cristiano Ronaldo saat keduanya masih bekerja sama di Manchester United. Mantan pelatih Setan Merah itu menyoroti masalah kebugaran, kedisiplinan latihan, dan tuntutan taktik yang dinilai tidak dijalankan sang megabintang Portugal.

Ten Hag menangani Manchester United sejak April 2022 hingga dipecat pada Oktober 2024. Selama dua setengah tahun di Old Trafford, pelatih asal Belanda tersebut mempersembahkan gelar Piala Liga Inggris dan Piala FA. Namun, hubungannya yang memburuk dengan Ronaldo menjadi salah satu kontroversi terbesar sepanjang masa kepelatihannya.

Konflik keduanya mulai menjadi sorotan ketika Ronaldo menolak masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 2-0 Manchester United atas Tottenham Hotspur pada Oktober 2022. Ten Hag kemudian mencoret penyerang berusia 41 tahun itu dari skuad saat menghadapi Chelsea.

Ronaldo juga sempat menjalani latihan terpisah dari tim utama. Situasi tersebut semakin memanas setelah dia melakukan wawancara kontroversial bersama Piers Morgan. Dalam wawancara itu, Ronaldo mengaku merasa dikhianati klub dan secara terbuka menyatakan tidak menghormati Ten Hag.

Hampir empat tahun setelah perselisihan tersebut mencuat, Ten Hag akhirnya membeberkan versinya mengenai persoalan yang membuat hubungan mereka retak. Dalam wawancara dengan The Athletic, mantan pelatih Ajax Amsterdam itu menyinggung sikap Ronaldo selama sesi latihan, termasuk persoalan kebugaran dan kesiapan menjalankan instruksi tim.

Ten Hag mengungkapkan Ronaldo beberapa kali tidak mengikuti sesi latihan. Ketika berlatih, menurut dia, Ronaldo juga tidak meningkatkan detak jantungnya hingga tingkat yang diperlukan. Selain itu, sang megabintang disebut hanya menyelesaikan dua dari tiga putaran lari yang diwajibkan Ten Hag setelah Manchester United kalah telak 0-4 dari Brentford pada Agustus 2022.

Erik ten Hag Soroti Kebugaran dan Etos Kerja Cristiano Ronaldo

Ten Hag mengaku sudah berulang kali menegur Ronaldo mengenai tuntutan permainan yang diterapkannya. Dia menilai kemampuan seorang penyerang untuk menempatkan diri di posisi yang tepat di kotak penalti tidak bisa dipisahkan dari kesediaan bekerja keras di lapangan.

“Saya mengonfrontasi dia soal ini,” kata Ten Hag dikutip dari Sport Bible.

“Berkali-kali saya berkata, ‘Ronnie, semua orang ingin bekerja untuk menempatkanmu di posisi yang tepat, tetapi jika kamu tidak bisa masuk ke kotak penalti, kamu tidak bisa mencetak gol’. Dia tidak mampu melakukan ini. Anggapan saya mengharapkan dia melakukan pressing sampai kelelahan adalah keliru. Namun, dia memang tidak mampu melakukannya. Dia tidak berlari, baik saat tim menguasai bola maupun saat tidak menguasai bola. Alasannya karena dia tidak mempersiapkan dirinya," ujarnya.

Pelatih asal Belanda itu menegaskan tim besar memang harus memberikan ruang bagi pemain terbaiknya. Meski demikian, status sebagai bintang utama tidak membuat seorang pemain terbebas dari tanggung jawab terhadap kepentingan kolektif tim.

“Setiap tim papan atas harus merangkul pemain terbaiknya, tetapi pemain terbaik juga harus bekerja untuk tim,” ujar Ten Hag.

Dia juga mengungkapkan Ronaldo pernah meminta rekan-rekannya untuk menghemat tenaga ketika berlatih. Ten Hag memahami pendekatan tersebut jika pemain sudah memiliki tingkat kebugaran yang memadai. Namun, menurut dia, pemain harus terlebih dahulu menjalani latihan yang diperlukan untuk mencapai kondisi fisik ideal.

“Dia mengatakan kepada para pemain, ‘Hemat tenaga kalian saat latihan’. Saya memahaminya jika kalian sudah sangat bugar; kalian memiliki sesi latihan dan bisa menghemat tenaga. Namun, pertama-tama kalian harus berlatih untuk mencapai tingkat kebugaran yang tepat.”

Perbedaan pandangan mengenai tuntutan taktik dan intensitas kerja tersebut menjadi salah satu faktor yang memperburuk hubungan Ten Hag dan Ronaldo. Sang penyerang dinilai tidak bersedia mengikuti sepenuhnya tuntutan permainan yang ingin diterapkan pelatihnya. Perselisihan itu berujung pada kepergian Ronaldo dari Manchester United pada akhir 2022 untuk bergabung dengan Al Nassr di Arab Saudi.

Pernyataan Cristiano Ronaldo soal Erik ten Hag Kembali Disorot

Di tengah munculnya penjelasan terbaru Ten Hag, pernyataan Ronaldo dalam wawancara bersama Piers Morgan pada 2022 kembali menjadi perhatian. Saat itu, Ronaldo secara terbuka menjelaskan alasan dirinya kehilangan rasa hormat kepada sang pelatih.

“Saya tidak menghormatinya karena dia tidak menghormati saya,” kata Ronaldo.

Meski melontarkan kritik kepada Ten Hag, Ronaldo juga pernah menegaskan dirinya masih ingin melihat Manchester United kembali ke level yang menurutnya pantas dicapai klub tersebut.

“Saya sangat bahagia berada di sini dan masih bahagia berada di sini,” lanjut Ronaldo.

“Bagi saya, hal terpenting adalah mencoba memenangkan pertandingan dan meraih gelar juara atau trofi. Namun, saya yakin Manchester United akan kembali ke tempat yang seharusnya. Seperti yang saya katakan sebelumnya, terkadang itu membutuhkan waktu, tetapi saya masih percaya," ucapnya.

Ronaldo meninggalkan Manchester United setelah periode keduanya bersama klub Inggris tersebut berakhir di tengah konflik terbuka dengan Ten Hag. Kepergiannya menjadi penutup hubungan yang semula diharapkan membawa kesuksesan bagi kedua pihak.

Sementara itu, kondisi Manchester United saat ini masih jauh dari harapan. Setan Merah berada di posisi ke-13 klasemen Liga Inggris dengan hanya satu kemenangan dari tujuh pertandingan. Mereka juga sudah tersingkir dari Piala Liga Inggris setelah dikalahkan Brighton.

Topik Menarik