Cesc Fabregas Kirim Pesan Menohok Jelang Como Vs MU, Tak Percaya Istilah Krisis
COMO, iNews.id – Cesc Fabregas menegaskan Como tidak akan gentar menghadapi Manchester United meski timnya kehilangan sejumlah pemain akibat cedera. Kedua tim bentrok pada pertandingan Liga Champions di Stadion Sinigaglia, Rabu (21/10/2026) malam WIB.
Pelatih Como itu juga menolak menganggap Manchester United sedang mengalami krisis, meski manajer Michael Carrick berada di bawah tekanan.
Como sebelumnya mencatat kemenangan perdana mereka di Liga Champions dengan menghancurkan RB Leipzig 4-1 di Stadion Sinigaglia. Namun, mereka gagal mempertahankan keunggulan saat bertandang ke markas Feyenoord dan akhirnya menelan kekalahan.
Menghadapi Manchester United, klub yang pernah meraih treble, menjadi kesempatan besar bagi Como untuk menunjukkan perkembangan mereka di panggung Eropa. Fabregas meminta para pemain tampil fokus, berani, dan tetap menghormati lawan.
“Ini adalah hari bersejarah lainnya bagi klub, para penggemar, dan kota ini,” kata Fabregas dalam konferensi pers dikutip dari Football Italia.
Atlet MMA Vallensia Fahira Raih Medali Perunggu Asian Games 2026, Indonesia Tambah Koleksi
“Kami harus bermain dengan fokus dan ambisi. Kami menghadapi Manchester United, jadi mari menikmati pertandingan ini, memainkan permainan kami, dan berusaha menang. Mereka adalah kumpulan pemain yang luar biasa, jadi kami harus rendah hati dan menyadari masih banyak yang perlu dipelajari. Kita lihat bagaimana hasilnya, tetapi kami harus menghormati lawan.”
Fabregas juga menjelaskan Como telah mempelajari kelemahan Manchester United tanpa mengabaikan kekuatan permainan mereka sendiri. Menurut dia, sistem dan prinsip taktik memang penting, tetapi kualitas individu pemain tetap menjadi faktor utama dalam sepak bola.
“Ada berbagai cara untuk menyerang. Kami berusaha mempelajari kelemahan mereka, tetapi juga tidak melupakan hal-hal yang menjadi keunggulan kami. Mereka memiliki sistem dan prinsip tertentu, tetapi sepak bola pada akhirnya bergantung pada para pemain. Kita cenderung melupakan hal itu, baik sebagai direktur maupun staf pelatih,” ujarnya.
Fabregas Tolak Sebut Manchester United Krisis
Sempat Tembus Posisi 4 di Moto3 Austria 2026, Veda Ega Pratama Pasrah Keputusan Race Direction!
Manchester United datang ke pertandingan ini di tengah sorotan terhadap performa tim dan posisi Carrick. Namun, Fabregas tidak sepakat dengan anggapan tim asal Inggris tersebut sedang berada dalam krisis.
“Saya tidak percaya pada krisis dalam sepak bola. Anda memainkan pertandingan setiap tiga hari, ini 11 lawan 11, dan Anda harus memberikan yang terbaik,” ujar Fabregas.
“Krisis itu diciptakan oleh kalian para jurnalis, tetapi kami adalah profesional yang sudah ingin berkompetisi sejak hari pertama kami dilahirkan. Saya tidak percaya pada krisis apa pun.”
Fabregas juga menolak menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya melatih Manchester United pada masa depan. Dia memilih menghormati Carrick dan klub yang memiliki sejarah panjang tersebut.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengakui Como masih harus beradaptasi dengan padatnya jadwal pertandingan. Setelah menjalani laga pertama di Liga Champions, performa mereka di Serie A mengalami penurunan.
“Banyak pemain belum pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya, tetapi kami harus berkembang dan bermain dengan ambisi. Kami tidak bisa terlalu banyak berbicara tentang sejarah karena para pemain bisa melangkah ke lapangan dengan rasa takut. Seorang pelatih harus memberikan kepercayaan diri kepada pemainnya. Jika kami merasa berada di level yang lebih tinggi daripada posisi kami sebenarnya, semuanya justru akan menjadi lebih sulit,” tutur Fabregas.









