2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Saut Situmorang: Ada Manis, Pahit dan Asap

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Saut Situmorang: Ada Manis, Pahit dan Asap

Terkini | inews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:59
share

JAKARTA, iNews.id - Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang menyoroti dinamika selama 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dia berharap Indonesia mampu menjaga Indeks Persepsi Korupsi (IPK) dan segera merampungkan Undang-Undang (UU) Perampasan Aset.

Saut menggambarkan perjalanan pemerintahan selama dua tahun terakhir diwarnai berbagai pengalaman, baik positif maupun negatif.

"Ada manis, ada pahit, asem ada garam, ada asap," kata Saut dalam program Rakyat Bersuara bertajuk “730 Hari Pemerintahan, Suara dan Harapan” yang disiarkan iNews TV, Selasa (20/10/2026).

Menurutnya, dinamika yang terjadi tidak boleh menghentikan jalannya pemerintahan. Namun, dia mengingatkan pentingnya menjaga persepsi publik terhadap upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Apa pun di ujung pemerintahan kita apakah IPK di atas Malaysia atau di bawah Nepal kita gak mau seperti itu," ujarnya.

Selain menyoroti indeks persepsi korupsi, Saut turut mendorong percepatan pembahasan UU Perampasan Aset. Dia menilai aturan tersebut diperlukan untuk mendukung upaya perbaikan pemberantasan korupsi, terutama dalam penanganan aset yang berasal dari tindak pidana.

Saut kemudian menceritakan diskusi yang baru diikutinya di UIN Sunan Kalijaga. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan pandangannya mengenai aset hasil tindak pidana korupsi dan peran pemerintah dalam mengambil aset tersebut.

"Saya baru kembali dari IAIN Sunan Kalijaga, memang didiskusi itu barang hasil tindak pidana dan korupsi itu barang itu sebenarnya ga ada pemilik dan pemerintah harus ambil. Ga ada urusan dengan orangnya. Itu kita harapkan dengan UU ini," ucap Saut.

Di akhir kesempatan, Saut juga menampilkan permainan trompet dengan judul “Dua Tahun Menemanimu”. Penampilan tersebut menjadi bagian dari kehadirannya dalam diskusi yang membahas perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Topik Menarik