Kemenag Soroti Persoalan yang Dihadapi Komite Madrasah, Ini yang Perlu Dibenahi
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Agama (Kemenag) menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi Komite Madrasah dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Salah satu masalah yang menjadi perhatian ialah kapasitas pengurus komite yang dinilai belum memadai, sehingga memunculkan pengaduan dari masyarakat.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag, Nyayu Khodijah mengatakan regulasi yang mengatur Komite Madrasah sebenarnya telah tersedia. Namun, keberadaan aturan tersebut belum sepenuhnya menjamin pelaksanaan tugas komite berjalan sesuai dengan fungsinya.
"Kita memahami betul bahwa regulasi itu sudah sangat kokoh untuk memungkinkan Komite Madrasah menjadi mitra strategis madrasah. Tetapi pada kenyataannya, kita melihat banyak sekali persoalan yang dihadapi oleh Komite Madrasah," kata Nyayu dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Menurut Nyayu, salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian ialah kemampuan pengurus komite dalam memahami dan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya. Kemenag juga menerima pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan kapasitas pengurus Komite Madrasah.
Nyayu menilai Komite Madrasah memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Namun, peran tersebut membutuhkan pemahaman yang memadai mengenai batas tugas dan tanggung jawab pengurus.
Nyayu juga menegaskan kontribusi masyarakat melalui Komite Madrasah tidak terbatas pada dukungan finansial. Masyarakat juga dapat memberikan dukungan moral dan pertimbangan bagi pengembangan madrasah.
"Kita tahu madrasah kita lahir dari masyarakat, dan masyarakat sangat ingin memberikan dukungan, kontribusi bagi madrasah melalui Komite Madrasah," ujarnya.
Penguatan kapasitas pengurus Komite Madrasah juga berkaitan dengan kepercayaan masyarakat. Menurut Nyayu, pemahaman dan kemampuan pengurus dalam menjalankan tugas diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan tersebut.
"Diharapkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap komite semakin baik. Dengan demikian, partisipasi masyarakat juga akan semakin meningkat," ujarnya.
Nyayu menyebut sejumlah madrasah berkembang dengan dukungan Komite Madrasah. Karena itu, penguatan kapasitas pengurus dinilai penting agar kontribusi masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
"Dalam kenyataannya kita lihat, banyak madrasah maju karena peran dari komite, salah satunya," katanya.









