Cristiano Ronaldo Dihukum Timnas Portugal! Skors 30 Hari dan Denda Rp5,15 Juta
LISBON, iNews.id - Cristiano Ronaldo resmi dijatuhi sanksi skorsing selama 30 hari dan denda 255 euro atau sekitar Rp5,15 juta oleh Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah terlibat konflik dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus. Hukuman tersebut dijatuhkan menyusul kontroversi ketika megabintang Al Nassr itu meninggalkan pemusatan latihan tim nasional.
Perselisihan bermula ketika Jorge Jesus tidak memainkan Ronaldo dalam pertandingan Portugal melawan Norwegia yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Portugal di ajang Nations League. Keputusan tersebut memicu kemarahan Ronaldo hingga dia meninggalkan kamp tim nasional menjelang pertandingan melawan Denmark.
Setelah kejadian itu, Ronaldo menerbitkan pernyataan panjang sekitar 1.740 kata yang mengkritik janji-janji yang menurutnya tidak ditepati. Insiden tersebut menjadi sorotan karena melibatkan salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Portugal.
Ronaldo kemudian menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya. Dia juga menyatakan ingin kembali memperkuat Portugal dan bersedia menerima hukuman agar bisa kembali membela tim nasional.
Breaking News: Indonesia Raih Medali Perak Pertama di Asian Games 2026 Berkat Atlet Teqball Sumaya
FPF sebelumnya mengonfirmasi pembukaan proses disipliner terhadap Ronaldo. Sang kapten pun harus menunggu keputusan akhir federasi sebelum mengetahui sanksi resmi yang akan diterimanya.
Kini, keputusan tersebut telah diumumkan. Ronaldo dijatuhi skorsing selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro. Dengan kurs 1 euro setara Rp20.209, nilai denda itu mencapai sekitar Rp5.153.295.
Gaji Ronaldo di Al Nassr Jauh Lebih Besar daripada Dendanya
Besarnya denda tersebut terbilang kecil jika dibandingkan dengan penghasilan Ronaldo di Al Nassr. Dia dilaporkan menerima gaji pokok sebesar 178 juta poundsterling per tahun, setara sekitar Rp4,27 triliun dengan kurs 1 poundsterling sebesar Rp23.992.
Angka tersebut setara dengan sekitar 3,42 juta poundsterling per pekan atau Rp82,05 miliar. Jika dihitung per hari, penghasilan yang dilaporkan mencapai sekitar 488.000 poundsterling atau Rp11,71 miliar.
Dibandingkan dengan penghasilan tersebut, denda sekitar Rp5,15 juta hanya menjadi bagian yang sangat kecil dari pendapatan Ronaldo. Meski begitu, sanksi ini tetap menjadi konsekuensi resmi atas tindakannya selama berada di lingkungan tim nasional.
Dalam putusannya, Dewan Disiplin FPF menyatakan tuduhan terhadap Ronaldo terbukti dan menjatuhkan hukuman berdasarkan ketentuan disiplin yang berlaku.
"Dengan mempertimbangkan hal-hal tersebut dan dasar yang telah ditetapkan, Dewan Disiplin Federasi Sepak Bola Portugal memutuskan dalam proses ini untuk menyatakan tuduhan sepenuhnya beralasan. Oleh karena itu, Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro dinyatakan melakukan satu pelanggaran disiplin secara sengaja sebagaimana diatur dan dikenai sanksi berdasarkan paragraf 1 Pasal 160 RDFPF. Sebagai konsekuensinya, dia dijatuhi sanksi skorsing selama 30 (tiga puluh) hari dan tambahan denda sebesar 2,5 UC, yakni 255 euro (dua ratus lima puluh lima euro)," demikian bunyi putusan tersebut dikutip dari Sport Bible.
Ronaldo Berpeluang Kembali Membela Portugal pada November
Sanksi tersebut tidak serta-merta menutup peluang Ronaldo untuk kembali memperkuat Portugal. Jika masa skorsingnya telah berakhir sesuai jadwal, dia berpeluang kembali dipanggil untuk menghadapi agenda internasional pada pertengahan November 2026.
Sumaya Ukir Sejarah, Medali Perak Pertama Indonesia di Asian Games 2026 Datang dari Teqball
Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark pada 14 November, kemudian melawan Wales pada 17 November. Kedua pertandingan itu berpotensi menjadi kesempatan bagi Ronaldo untuk kembali tampil bersama tim nasional setelah perselisihannya dengan Jorge Jesus.
Sebelumnya, Ronaldo telah menegaskan keinginannya untuk kembali membela negaranya setelah menjalani hukuman. Dalam pernyataan panjang yang dirilisnya, dia menyampaikan komitmen untuk kembali berjuang bersama Portugal.
"Setelah masa skorsing saya berakhir, saya akan selalu siap, seperti sebelumnya, untuk berjuang dan meraih kemenangan bersama tim nasional kita," tulis Ronaldo.
Namun, masa depan Ronaldo di tim nasional masih menjadi tanda tanya. Meski dia telah menyatakan kesediaannya untuk kembali, pernyataan dari anggota keluarganya memperlihatkan kemungkinan berbeda setelah konflik tersebut menjadi konsumsi publik.
Saudara perempuan Ronaldo, Elma Aveiro, memberikan tanggapan ketika ditanya apakah sang megabintang akan kembali mengenakan seragam Portugal. Jawabannya mengisyaratkan keraguan mengenai kelanjutan karier internasional sang kakak.
Cetak Gol Perdana di Super League, Arlyansyah Beri Respons Berkelas usai Bawa Persija Menang
"Kemungkinan besar jawabannya tidak daripada ya," kata Elma Aveiro ketika ditanya apakah Ronaldo akan kembali mewakili negaranya.
Dia juga menilai perselisihan tersebut memberikan dampak emosional kepada kedua pihak yang terlibat, yakni Ronaldo dan Jorge Jesus.
"Saya pikir keduanya, Cristiano dan Jorge Jesus, merasa terluka. Itu adalah situasi yang mereka alami, bukan saya. Saya berbicara atas nama saudara laki-laki saya," ujar Elma.
Elma kemudian menggambarkan situasi tersebut masih belum menemukan titik terang. "Menurut saya, situasi ini sedang mandek. Kita lihat saja apa yang akan terjadi," tandasnya.
Dengan sanksi resmi yang telah dijatuhkan, Ronaldo kini memiliki kejelasan mengenai konsekuensi disipliner dari insiden tersebut. Namun, keputusan untuk kembali memperkuat Portugal tetap menjadi hal yang dinantikan, terutama setelah muncul pernyataan berbeda dari Ronaldo dan saudara perempuannya.









