Menyayat Hati, Kisah Ruben Onsu Adopsi Thayaka Putra Onsu yang Ditemukan di Kardus

Menyayat Hati, Kisah Ruben Onsu Adopsi Thayaka Putra Onsu yang Ditemukan di Kardus

Gaya Hidup | inews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:11
share

JAKARTA, iNews.id - Kisah Ruben Onsu mengadopsi bayi laki-laki bernama Thayaka Putra Onsu menyimpan cerita yang menyayat hati. Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di dalam kardus hingga dikerubungi semut. Ruben bahkan sempat menduga bayi itu sudah tidak bernyawa.

Kisah tersebut menjadi awal perjalanan yang akhirnya membuat Ruben Onsu mantap mengasuh Thayaka Putra Onsu. Presenter itu mengaku merasakan ikatan batin yang kuat setelah mengetahui kondisi sang bayi dan melihat responsnya ketika mereka berinteraksi.

Namun, keputusan Ruben untuk mengadopsi Thayaka rupanya juga berkaitan dengan perenungan mendalam yang dialaminya setelah menjalani ibadah Umrah. Sebelum bertemu dengan bayi tersebut, Ruben sempat memikirkan kematian dan siapa yang kelak akan mendoakannya ketika dirinya sudah tiada.

Cerita itu diungkapkan Ruben melalui kanal YouTube pribadinya, Just Ruben. Ruben menceritakan, pemikiran tersebut muncul setelah dirinya mengikuti kajian di Masjid Nabawi, Madinah, pada hari terakhir berada di Tanah Suci. Materi kajian yang membahas doa anak untuk orang tua yang telah meninggal dunia membuatnya merenungkan kehidupan pribadinya.

Dia menyadari bahwa anak-anak kandungnya memiliki keyakinan yang berbeda dengannya. Hal itu membuat Ruben memikirkan siapa yang kelak akan mendoakannya ketika meninggal dunia.

"Di mana tema kajiannya itu adalah tentang kalau kita sudah meninggal nanti yang mendoakan adalah anak-anak kita sendiri. Sementara saya sadar betul anak-anak saya kan memang memiliki keyakinan yang berbeda," ujar Ruben, dikutip Selasa (20/10/2026).

Saat itu, Ruben mengaku tidak banyak meminta mengenai akhir kehidupannya. Dia hanya berharap bisa meninggal di Madinah atau Mekkah, tempat yang menurutnya memiliki makna spiritual mendalam.

"Saya cuma bilang, ‘Ya Allah, saya inginnya meninggalnya di Madinah atau di Mekkah, tempat-tempat yang memang benar Engkau ridai, banyak yang doain, banyak yang salatin, itu aja.’ Saya nggak terlalu banyak berharap tentang akhir cerita saya nanti," tuturnya.

Siapa sangka, sekitar 14 hari setelah kembali ke Indonesia, Ruben justru menjalani perjalanan yang mempertemukannya dengan Thayaka. Sebelumnya, dia tidak pernah secara khusus merencanakan untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki.

Thayaka Ditemukan dalam Kondisi Memprihatinkan

Ruben pertama kali mengetahui kondisi Thayaka melalui Melanie Subono, yang saat itu menangani bayi tersebut melalui kegiatan sosialnya.

Thayaka ditemukan dalam kondisi sangat memprihatinkan. Bayi itu tergeletak di dalam kardus dengan tubuh dikerubungi semut. Melihat kondisinya, Ruben bahkan sempat mengira bayi tersebut sudah tidak bernyawa.

Thayaka kemudian mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan intensif. Setelah melewati masa perawatan, kondisinya berangsur membaik.

Ketika keadaan Thayaka mulai pulih, Ruben mendapat kesempatan untuk berinteraksi dengannya. Salah satu momen yang membekas terjadi saat Ruben menyapa bayi tersebut melalui panggilan video.

Ruben mengaku terkejut ketika Thayaka memberikan respons. Momen itu membuatnya merasakan ikatan batin yang semakin kuat dengan bayi tersebut.

Dia pun kembali teringat pada doa yang pernah dipanjatkannya selama berada di Tanah Suci. Ruben kemudian menunaikan sholat dan memohon petunjuk sebelum memutuskan untuk mengadopsi Thayaka.

"Setelah Thayaka sehat, sembuh, dia merespons saya itu, di situlah saya sholat lagi. ‘Bolehkah saya izinkan ya Allah untuk mengadopsi anak ini?’," katanya.

Ruben juga kembali menjalankan sholat malam untuk memohon kemudahan. Dia berharap proses pengasuhan Thayaka dapat berjalan lancar apabila memang dirinya ditakdirkan untuk membesarkan bayi tersebut.

Bagi Ruben, pertemuannya dengan Thayaka merupakan perjalanan yang tidak pernah direncanakan sejak awal. Keputusan untuk mengadopsi bayi tersebut tumbuh melalui proses panjang, mulai dari mengetahui kondisinya, berinteraksi dengannya, hingga memohon petunjuk melalui doa.

Kisah itu juga tidak terlepas dari perenungan Ruben setelah menjalani ibadah umrah, ketika dia memikirkan tentang kematian dan doa yang diharapkannya kelak.

Ruben berharap proses pengasuhan Thayaka dapat dimudahkan. Dia juga ingin bayi laki-laki tersebut tumbuh sehat, mendapatkan kehidupan yang baik, serta menjadi bagian dari keluarga yang menyayanginya.

Topik Menarik