MLSC Bekasi dan Kudus Seri 1 2026/2027 Tuntas! Satu Pemain Bersinar dengan 21 Gol

MLSC Bekasi dan Kudus Seri 1 2026/2027 Tuntas! Satu Pemain Bersinar dengan 21 Gol

Olahraga | inews | Senin, 19 Oktober 2026 - 08:00
share

BEKASI, iNews.id - MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Bekasi dan Kudus Seri 1 musim 2026-2027 melahirkan empat juara baru pada partai final yang digelar serentak, Minggu (18/10/2026). SDN Pulogebang 07 dan SDN Cipayung 02 berjaya di Bekasi, sedangkan SDN Jambean 02 Pati dan SD Unggulan Muslimat NU menjadi kampiun di Kudus.

Final kompetisi sepak bola putri usia dini yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife tersebut menyajikan persaingan ketat di kelompok usia 10 tahun (KU 10) dan 12 tahun (KU 12). Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga bersaing untuk meraih penghargaan individu.

Di Bekasi, SDN Pulogebang 07 memastikan gelar juara KU 10 setelah menaklukkan SDN Cilangkap 01 Pagi dengan skor 3-0. Sementara itu, SDN Cipayung 02 merebut gelar KU 12 berkat kemenangan tipis 1-0 atas SDN Cilangkap 01.

Pulogebang dan Cipayung Berjaya di Bekasi

SDN Pulogebang 07 langsung mengambil inisiatif serangan saat menghadapi SDN Cilangkap 01 Pagi pada final KU 10. Keunggulan mereka tercipta pada menit kedua setelah Arrafah Nida’ul Karimah gagal mengantisipasi umpan Arsyila Fitra Nindhika hingga bola berujung gol bunuh diri.

SDN Pulogebang 07 menggandakan keunggulan pada menit ketujuh. Alifah Nurhafiah menuntaskan peluang melalui sontekan yang gagal dihentikan kiper lawan. Skor 2-0 bertahan hingga babak pertama selesai.

Memasuki babak kedua, SDN Pulogebang 07 tetap menekan pertahanan lawan. Pada menit ke-23, Alifah Nurfarhiyah mencetak gol ketiga setelah melewati pemain bertahan lawan melalui aksi individu sebelum melepaskan tendangan keras.

SDN Cilangkap 01 Pagi berusaha memperkecil ketertinggalan, tetapi pertahanan Pulogebang mampu meredam serangan-serangan tersebut. Skor 3-0 bertahan sampai laga berakhir dan mengantarkan SDN Pulogebang 07 menjadi juara baru MLSC Bekasi.

Pelatih Kepala SDN Pulogebang 07, Rizky Permadi, mengaku bangga atas pencapaian anak asuhnya. Dia menilai keberhasilan menjuarai MLSC Bekasi Seri 1 2026-2027 menunjukkan peningkatan kemampuan para pemain dibandingkan musim sebelumnya, sekaligus menjadi hasil dari proses latihan di sekolah.

“Tantangannya banyak. Anak-anak itu tergantung mood-nya. Kadang senang, kadang mood-nya sedang kurang baik sehingga permainannya juga kurang maksimal. Kalau mood-nya bagus, mereka bisa bermain seperti ini, bahkan menjadi top scorer,” tuturnya.

Persaingan final KU 12 antara SDN Cipayung 02 dan SDN Cilangkap 01 juga berlangsung ketat. Kedua tim tampil disiplin dalam menjaga pertahanan, sehingga peluang berbahaya baru muncul pada menit kelima melalui tendangan Gildas Syauqillah yang masih mampu ditepis kiper lawan.

Gildas akhirnya membawa SDN Cipayung 02 unggul melalui tendangan keras dari jarak jauh yang merobek gawang SDN Cilangkap 01. Gol tersebut menjadi satu-satunya dalam pertandingan dan memastikan kemenangan 1-0 bagi Cipayung.

Pada babak kedua, SDN Cilangkap 01 meningkatkan tekanan. Aqilah Shafiya Azzahra sempat memperoleh peluang emas di depan gawang, tetapi sepakannya berhasil diblok kiper Cipayung. Pertahanan solid Cipayung membuat skor tidak berubah hingga peluit panjang.

Kemenangan itu sekaligus mengantarkan SDN Cipayung 02 meraih gelar juara kedua secara beruntun dalam dua turnamen terakhir. Sebelumnya, tim tersebut menjuarai MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026-2027 pada September 2026.

Pelatih SDN Cipayung 02, Kurniawan Heryanto, bersyukur timnya mampu mempertahankan performa positif dari seri Jakarta Raya hingga Bekasi. Dia menyebut semangat para pemain yang masih terjaga setelah mengikuti kompetisi sebelumnya menjadi salah satu faktor pendukung.

“Alhamdulillah, masih diberikan rezeki. Setelah dari seri Jakarta berlanjut ke Bekasi, kami kembali meraih hasil juara,” ujarnya.

Kurniawan menjelaskan, keputusan mengikuti MLSC Bekasi didasari jarak penyelenggaraan yang relatif berdekatan dengan seri Jakarta Raya. Kondisi tersebut membuat para pemain masih bersemangat untuk melanjutkan kompetisi. Dia juga melihat perkembangan performa tim dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

“Tahun lalu juga sama seperti sekarang, dan hasil tahun ini menunjukkan peningkatan,” imbuhnya.

Gildas turut mencatat prestasi individu dengan menjadi top scorer KU 12 setelah membukukan 21 gol. Pemain yang rutin berlatih sepak bola tiga kali dalam sepekan itu mengakui persaingan di MLSC Bekasi cukup menantang, tetapi tetap percaya pada kemampuan rekan-rekan setimnya untuk melewati setiap pertandingan.

MLSC Bekasi Seri 1 2026-2027 juga menjadi salah satu kompetisi terakhir Gildas di kategori tersebut karena usianya telah melewati batas kelompok umur yang dipertandingkan. Dia berharap pemain SDN Cipayung 02 yang lebih muda bisa meneruskan prestasi tim.

“Semoga teman-teman yang usianya di bawahku prestasinya bisa lebih baik. Karena saya kurang puas dengan hasil ini. Tapi saya akan tetap semangat latihan agar bisa menjadi pemain timnas Indonesia di masa mendatang,” ucap Gildas.

Partisipasi Ribuan Atlet, Ini Daftar Juara Bekasi dan Kudus

MLSC Bekasi Seri 1 2026-2027 diikuti 1.261 atlet dari 80 sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI). Sebanyak 30 tim berkompetisi di KU 10, sedangkan 86 tim bersaing di KU 12. Pertandingan berlangsung di Bekasi International Soccer Field dan Lapangan Yonif 202 Tajimalela.

Di Kudus, kompetisi diikuti 1.672 atlet dari 100 SD dan MI. Persaingan melibatkan 80 tim KU 10 dan 80 tim KU 12 yang bertanding di Supersoccer Arena dan Lapangan Rendeng, Kudus. Jika digabungkan, kedua seri tersebut melibatkan 2.933 atlet dari 180 sekolah.

Program Manager MilkLife Soccer Challenge, Edi Supriyanto, menilai tingginya partisipasi atlet dan sekolah di Bekasi serta Kudus menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri usia dini. Dia berharap kompetisi berkelanjutan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi anak perempuan untuk mengasah kemampuan.

“Antusiasme yang ditunjukkan para peserta dan sekolah menjadi sinyal positif bagi perkembangan sepak bola putri. Kami berharap semakin banyak anak perempuan yang tertarik untuk bermain sepak bola dan mendapatkan kesempatan mengasah kemampuan mereka melalui MilkLife Soccer Challenge,” ujar Edi.

Head Coach MilkLife Soccer Challenge, Timo Scheunemann, turut mengapresiasi kerja keras penyelenggara, pelatih, dan pemain. Dia menekankan pentingnya persiapan rutin dari setiap sekolah agar kualitas permainan terus meningkat. Menurutnya, masih ada tim yang hanya berlatih sekali dalam sepekan atau baru memulai latihan menjelang turnamen.

“Kalau saya lihat, yang masuk delapan besar ke atas semuanya berlatih dua atau tiga kali seminggu. Itu yang saya inginkan, sekolah-sekolah lebih serius lagi. Karena pasti hasilnya berbeda jika hanya satu kali seminggu atau bahkan hanya berlatih sebelum turnamen dimulai,” ujar Timo.

Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Bekasi Seri 1 2026-2027

Kategori Usia 10 (KU 10)

Juara: SDN Pulogebang 07
Runner-up: SDN Cilangkap 01
Semifinalis: SDN Sukawijaya 02 dan SDN Kali Baru 3
Top scorer: Alifa Nurfarhiyah – SDN Pulogebang 07 (24 gol)
Pemain terbaik: Chika Khalida Puspita – SDN Sukawijaya 02
Kiper terbaik: Arrafah Nida’ul Karimah – SDN Cilangkap 01 Pagi
Tim fair play: SDN Kali Baru 3

Kategori Usia 12 (KU 12)

Juara: SDN Cipayung 02
Runner-up: SDN Cilangkap 01 Pagi B
Semifinalis: SDN Pulogebang 24 Pagi dan SDN Mangunjaya 07
Top scorer: Gildas Syauqillah – SDN Cipayung 02 (21 gol)
Pemain terbaik: Annisa Rahmani Sholeha – SDN Pulogebang 24 Pagi
Kiper terbaik: Deneen Jenna Alesha – SDN Pulogebang 24 Pagi
Tim fair play: SDN Mangunjaya 07

Daftar pemenang MilkLife Soccer Challenge Kudus Seri 1 2026-2027

Kategori Usia 10 (KU 10)

Juara: SDN Jambean 02 Pati
Runner-up: MI NU Baitul Mukminin
Semifinalis: SD 2 Demaan dan SD 3 Barongan
Top scorer: Syafa Ainun Habibah – SDN Jambean 02 Pati (35 gol)
Pemain terbaik: Arla Manda Giunia – MI NU Baitul Mukminin
Kiper terbaik: Jingga Indhira Nitisara – SD 2 Demaan
Tim fair play: SD NU Nawa Kartika

Kategori Usia 12 (KU 12)

Juara: SD Unggulan Muslimat NU
Runner-up: SDN Karangsono 2 Mranggen
Semifinalis: MI NU Pendidikan Islam dan SD 3 Terban
Top scorer: Ghaitsa Luffi Arachman – SD Unggulan Muslimat NU (28 gol)
Pemain terbaik: Soraya Alfi Anggraini – SDN Karangsono 2 Mranggen
Kiper terbaik: Aqilla Anindita Khairinniswa – SD Muhammadiyah Birrul Walidain
Tim fair play: SDIT Al Islam Kudus

Topik Menarik