Alwi Farhan Tantang Anders Antonsen di Perempat Final Denmark Open 2026, Siap Hadapi Tekanan Tuan Rumah!
ODENSE, iNews.id - Alwi Farhan tidak gentar menghadapi Anders Antonsen di perempat final Denmark Open 2026. Tunggal putra Indonesia itu justru antusias menantang jagoan tuan rumah meski harus bermain di tengah dukungan publik Denmark, Jumat (16/10/2026).
Alwi menyadari pertandingan melawan Antonsen bakal menghadirkan tantangan berbeda. Selain menghadapi kemampuan lawan di lapangan, dia juga harus mempersiapkan mental untuk menghadapi atmosfer pertandingan yang berpihak kepada pemain tuan rumah.
Namun, situasi tersebut tidak membuat Alwi khawatir. Pebulu tangkis muda Indonesia itu memilih menikmati tekanan sebagai bagian dari persaingan di turnamen bulu tangkis internasional.
"Bertemu Anders Antonsen (Denmark), pasti akan melawan suporter tuan rumah jadi disiapkan nonteknisnya, atmosfernya. Saya bakal menikmati itu semua karena bagian dari permainan. Antusias dan tidak sabar untuk perempat final," ujar Alwi dalam keterangan resmi PBSI.
Pernyataan tersebut disampaikan Alwi setelah memastikan tiket perempat final Denmark Open 2026. Dia berhasil menyingkirkan senior sekaligus idolanya, Jonatan Christie, pada babak 16 besar di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Kamis (15/10/2026).
Alwi tampil dominan sepanjang pertandingan melawan unggulan keempat tersebut. Dia menang dua gim langsung dengan skor meyakinkan 21-14 dan 21-9, sekaligus mengakhiri langkah Jonatan di turnamen BWF World Tour Super 750 itu.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Alwi sebelum berhadapan dengan Antonsen. Terlebih, Alwi berhasil memperlihatkan perkembangan permainan saat menghadapi lawan yang sebelumnya selalu menyulitkan dia.
Kunci Kemenangan atas Jonatan Christie
Alwi mengakui pertandingan melawan Jonatan bukan tantangan mudah. Meski menang dengan selisih angka cukup jauh, dia tetap memberikan penghormatan kepada seniornya tersebut.
Menurut Alwi, perubahan terbesar dibandingkan pertemuan sebelumnya terletak pada kemampuannya mengendalikan emosi. Dia mampu menjaga permainan tetap terarah tanpa terlalu terburu-buru mengejar poin.
"Tentu tidak mudah lawan koh Jonatan tapi dibanding pertemuan sebelumnya hari ini saya bisa lebih mengontrol nafsu dan emosi saya, itu yang bisa membuat saya tampil lebih baik," kata Alwi.
Bagi Alwi, kemenangan tersebut juga terasa istimewa karena diraih atas pemain yang selama ini menjadi panutannya. Dia mengaku selalu menikmati kesempatan bertanding melawan Jonatan.
"Saya juga selalu senang dan terhormat bisa melawan dia lagi karena dia adalah idola saya," ucapnya.









