BMKG Ungkap Penyebab Gempa Beruntun Guncang Sukabumi dan Bogor

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Beruntun Guncang Sukabumi dan Bogor

Nasional | inews | Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:57
share

JAKARTA, iNews.id – Gempa bumi beruntun mengguncang wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat, Kamis (15/10/2026) petang. Hasil analisis BMKG, gempa tersebut jenis gempa dangkal.

"Wilayah Sukabumi dan Bogor, Jawa Barat dan sekitarnya diguncang gempa bumi tektonik beruntun. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif," papar Plt Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Ana Oktavia Setiowati. 

Menurutnya, hasil analisis menunjukkan gempa pertama memiliki parameter update dengan magnitudo 3,5. Episenter gempa terletak pada koordinat 6,73 LS dan 106,61 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 25 km Utara Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 9 km. 

Gempa kedua, kata dia, memiliki parameter update dengan magnitudo M 4,1. Episenter gempa terletak pada koordinat 6,73 LS dan 106,60 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 26 km Barat Daya Kota Bogor, Jawa Barat pada kedalaman 5 km. 

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa terjadi akibat aktivitas sesar aktif. 

Dia menjelaskan, berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Pamijahan, Kabandungan dengan Skala Intensitas IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi).

Wilayah Kalapanunggal, Leuwiliang, Cipeuteuy, Lengkong, Parakansalak dengan Skala Intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu), wilayah Palabuhan Ratu, Pabuaran, Cicantayan dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

"Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut. Hingga pukul 18:40 WIB, hasil monitoring BMKG  menunjukkan adanya 1 aktivitas gempabumi susulan dengan magnitudo 2,4," katanya.

Topik Menarik