Dari Dapur Parongil ke Senayan! Kopi Sinaok Binaan DPM Unjuk Gigi di INACRAFT 2026

Dari Dapur Parongil ke Senayan! Kopi Sinaok Binaan DPM Unjuk Gigi di INACRAFT 2026

Nasional | inews | Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17
share

JAKARTA, iNews.id – Komitmen PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) dalam memajukan perekonomian warga di sekitar wilayah operasionalnya terus dibuktikan secara nyata. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), PT DPM memboyong berbagai produk olahan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya ke ajang pameran nasional INACRAFT October Vol. 5 Tahun 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta.

Produk-produk unggulan lokal seperti Kopi Sinaok hingga aneka keripik pisang dan singkong olahan rumahan dipromosikan secara langsung di stan Dekranasda Kabupaten Dairi pada 7–11 Oktober 2026. 

Ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi kuliner dan produk olahan khas Kabupaten Dairi ke pasar nasional yang lebih luas. 

Chief Legal and External Relations PT DPM, Radianto Arifin menegaskan, pembinaan dan pemajuan ekonomi masyarakat sekitar memerlukan pendekatan terpadu serta berkelanjutan dari hulu hingga ke hilir.

“Melalui program PPM, kami ingin mendorong pengembangan usaha masyarakat secara menyeluruh. Tidak hanya dari sisi budidaya di ladang, tetapi juga menyentuh kreativitas dapur rumahan ibu-ibu pelaku UMKM di Parongil. Kami mendampingi dari peningkatan keterampilan pengolahan, efisiensi produksi, hingga membuka akses pasar seperti ajang INACRAFT ini,” ujar Radianto Arifin dalam keterangan resminya, Kamis (15/10/2026).

PT DPM tidak hanya memfokuskan pembinaan pada peningkatan kapasitas petani lewat pembagian bibit unggul kopi, kakao, dan durian, namun juga memberdayakan kaum perempuan dan ibu rumah tangga di Parongil dan sekitarnya.

Bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Dairi, PT DPM rutin menggelar berbagai program pelatihan. Pada September 2026 lalu, PT DPM memfasilitasi pelatihan teknik penyangraian (roasting) kopi untuk mempertahankan cita rasa khas lokal, serta pelatihan pembuatan dan pengemasan higienis aneka keripik agar menarik bagi konsumen pasar modern.

Radianto berharap, keikutsertaan Kopi Sinaok dan olahan keripik Dairi dalam pameran bergengsi tingkat nasional ini mampu menjadi pemicu kemandirian ekonomi masyarakat sekitar secara berkesinambungan.

“Kami berharap keikutsertaan dalam pameran ini menjadi pijakan bagi binaan untuk semakin dikenal dan membuka peluang pasar baru. Bagi kami, pembinaan UMKM tidak berhenti pada pelatihan saja, melainkan harus dikawal hingga produk-produk lokal ini benar-benar bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Topik Menarik