Bus Persib U-18 Dilempari Batu di Rest Area Batang, Suporter Persija Ditangkap

Bus Persib U-18 Dilempari Batu di Rest Area Batang, Suporter Persija Ditangkap

Nasional | inews | Senin, 12 Oktober 2026 - 15:33
share

BATANG, iNews.id - Polisi menangkap pria berinisial BPA (33) yang diduga terlibat dalam perusakan bus rombongan Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Batang, Minggu malam 11 Oktober 2026. Terduga pelaku ditangkap di Gerbang Tol Cikarang Utama setelah polisi menelusuri rekaman CCTV dan memeriksa sejumlah saksi.

BPA diduga merupakan suporter Persija Jakarta yang terlibat dalam insiden pelemparan batu ke arah bus rombongan Persib U-18. Akibat kejadian tersebut, sejumlah kaca bus di bagian kiri dan kanan dilaporkan pecah.

Kasat Reskrim Polresta Batang Kompol Bintoro Thio Pratama mengatakan, insiden bermula saat rombongan suporter Persija dan rombongan Persib bertemu di rest area. Pertemuan tersebut diduga memicu perselisihan hingga berujung aksi pelemparan.

"Kronologinya antara suporter baik Persija dan Persib bertemu di rest area 360 Batang, akhirnya ada perkataan kurang baik lalu suporter Persija melakukan pelemparan ke bus Persib," ujarnya, Senin (12/10/2026).

Kompol Bintoro menjelaskan, polisi menemukan kerusakan pada kedua sisi bus. Petugas juga menemukan batu berukuran besar di dalam kendaraan tersebut.

"Kerusakan terdapat di bagian kiri dan kanan yaitu kaca pecah dan ditemukan batu besar dalam bus," katanya.

Setelah menerima laporan, polisi menelusuri rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat. Dari hasil penelusuran tersebut, petugas mendapatkan petunjuk yang mengarah kepada BPA.

"Dari CCTV kami dapat petunjuk yaitu BPA menuju ke Jakarta dan dilakukan penangkapan di gerbang tol," ucapnya.

Polisi menduga lebih dari satu orang terlibat dalam insiden tersebut. Namun, hingga saat ini, baru BPA yang berhasil diamankan. Petugas masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

"Dugaan sementara ada beberapa pelaku berdasarkan CCTV namun baru satu kami amankan," ujarnya.

Kompol Bintoro menyebut fanatisme terhadap klub sepak bola diduga menjadi salah satu pemicu keributan. Polisi juga mengaku telah bertemu dengan koordinator lapangan suporter untuk mendalami kejadian tersebut.

"Motif karena fanatik terhadap suporter bola. Dapat kami pastikan seperti itu (suporter Persija) karena saat diamankan kami sempat ketemu korlapnya," katanya.

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan kejadian, di antaranya batu berukuran besar, minuman keras jenis arak Bali, serta beberapa potong pakaian. Barang-barang tersebut akan didalami untuk mengetahui kaitannya dengan dugaan perusakan bus.

Selain dugaan perusakan, laporan mengenai penganiayaan terhadap salah satu ofisial Persib U-18 juga menjadi bagian dari penanganan perkara. Sementara itu, informasi mengenai sejumlah koper rombongan Persib yang diduga hilang masih perlu diinventarisasi untuk memastikan jenis dan jumlah barang yang dilaporkan.

Polresta Batang masih mengembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak lain yang diduga terlibat. Polisi mengimbau semua pihak tidak memperkeruh situasi dan menyerahkan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum.

Topik Menarik