Tragis! Dikejar Pelajar yang Bawa Sajam, 2 Remaja Tewas Kecelakaan di Tangsel

Tragis! Dikejar Pelajar yang Bawa Sajam, 2 Remaja Tewas Kecelakaan di Tangsel

Berita Utama | inews | Sabtu, 10 Oktober 2026 - 18:15
share

TANGERANG SELATAN, iNews.id - Dua pelajar tewas dalam kecelakaan setelah keduanya sempat dikejar oleh sekelompok pelajar lainnya dengan menggunakan senjata tajam di Jalan Sutera Utama, Tangerang Selatan. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (9/10/2026) kemarin

“Insiden tersebut terjadi saat sekelompok pelajar diduga menghindar dari kelompok pelajar lain yang membawa senjata tajam,” kata Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, Sabtu (10/10/2026).

Boy menjelaskan, awalnya kedua kelompok pelajar bertemu secara tidak sengaja di kawasan SPBU Alam Sutera.

"Kronologi bermula sekitar pukul 17.00 WIB. Sekelompok pelajar yang baru selesai menjadi suporter tim futsal SMPN di Tangerang melintas menggunakan sepeda motor," ujarnya.

Pada saat bersamaan, rombongan pelajar yang diketahui berasal dari sekolah swasta di Tangerang Kota datang dari arah Graha Raya. Situasi berubah ketika kelompok pelajar dari sekolah swasta di Tangerang Kota terlihat membawa senjata tajam. 

Kelompok pelajar lainnya kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan mengendarai sepeda motor menuju Sport Center Alam Sutera.

"Mereka diduga dikejar hingga ke arah Polsubsektor Alam Sutera," ujar Boy.

Saat tiba di Jalan Sutera Utama, tepatnya di seberang pintu masuk sekolah swasta di Serpong, dua pelajar yang berboncengan menggunakan sepeda motor terjatuh setelah menabrak pembatas jalan.

Keduanya kemudian membentur tiang listrik di pinggir jalan hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, seorang pelajar lainnya berhasil menyelamatkan diri ke pos keamanan Alam Sutera.

“Polisi kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), mendata korban, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) Polres Tangerang Selatan dan ambulans RSUD Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.

Polisi kemudian menangkap tiga orang pelajar. Polisi masih mendalami kasus dugaan pengejaran antarkelompok pelajar dan kepemilikan senjata tajam ini.

Topik Menarik