Israel-AS Siapkan Serangan Terbaru, Iran: Balasan Kami Lebih Dahsyat
TEHERAN, iNews.id - Iran mengulangi ancamannya kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel jika kembali menyerang negaranya. Setiap serangan akam dibalas dengan gempuran yang lebih dahsyat.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik, mengatakan militernya juga telah menyiapkan target-target potensial sebagai pembalasan. Bukan hanya itu, Iran meningkatkan kapasitas produksi senjata menghadapi perang yang panjang.
MenurutTalaei-Nik, serangan pembalasan Iran akan mengakibatkan kerugian musuh yang jauh lebih besar.
Saat ditanya bagaimana Iran akan merespons serangan terhadap Gunung Pickaxe, lokasi yang disebut AS sebagai tempat menyimpan nuklir, Talaei-Nik mengatakan militernya sudah mengantongi target-target musuh yang sesuai sebagai pembalasan.
Dia menambahkan, senjata dan teknologi canggih, termasuk kemampuan rudal dan drone, sistem pertahanan udara yang telah di-upgrade, serta berbagai sistem angkatan laut, angkatan darat, dan angkatan udara, telah tersedia.
Talaei-Nik mengatakan Iran telah melengkapi militernya dengan teknologi rudal dan drone lebih canggih, serta sistem pertahanan udara, laut, dan darat yang telah di-upgrade.
Kapasitas produksi Iran untuk senjata, peralatan pertahanan, dan amunisi telah ditingkatkan 2,5 kali lipat dibandingkan tingkat sebelum perang yang dimulai pada 28 Februari.
"Produksi beberapa jenis senjata telah meningkat lebih dari 3 kali lipat," ujarnya.
Lebih dari 1.000 sistem, senjata, peralatan, dan amunisi berada dalam cakupan kapasitas produksi Kementerian Pertahanan dan jaringan mitranya.
Di masa perang ini, lanjut Talaei-Nik, kerja sama pertahanan dengan Rusia dan China tidak berhenti ataupun menurun meski ada perkembangan terkini. Kerja sama strategis dengan Moskow dan Beijing tetap aktif berdasarkan perjanjian yang berlaku.
Selain itu diplomasi pertahanan dan konsultasi dengan kedua negara tersebut telah meningkat di beberapa bidang, tanpa memberikan penjelasan rinci.










