Menkes Ungkap Trik Hemat Pasta Gigi, Tak Perlu Dipakai Sebanyak Ini
JAKARTA, iNews.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin membagikan tips sederhana untuk menghemat penggunaan pasta gigi sekaligus mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan gigi. Dia menyebut pasta gigi tidak perlu digunakan terlalu banyak saat menyikat gigi.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Budi menjelaskan penggunaan pasta gigi cukup sebiji polong atau sekitar 0,2 gram untuk sekali menyikat gigi. Menurut dia, kebiasaan mengoleskan pasta gigi hingga memenuhi seluruh permukaan bulu sikat tidak diperlukan.
“In this economy, kalian masih beli odol satu kali sebulan? Mohon maaf, kalian itu fix kena tipu iklan. Satu tub odol ini harganya Rp20.000 biasanya. Cukup untuk satu setengah tahun pemakaian,” ujar Budi, dikutip Rabu (7/10/2026).
Budi kemudian menunjukkan perhitungan yang dia sebut sebagai "Matematika Sehat". Dia menggunakan pasta gigi dengan berat 225 gram sebagai contoh.
“Nih saya ajarin Matematika Sehat. Ingat ya, aturan medisnya, sikat gigi itu cukup sebiji polong seperti ini. Sebiji polong ini cuma 0,2 gram. Odol sebesar ini 225 gram. Ini bisa dipakai untuk 1.125 kali sikat gigi,” kata Menkes.
Jika seseorang menyikat gigi dua kali sehari, satu kemasan pasta gigi tersebut secara matematis dapat digunakan selama sekitar 562 hari atau lebih dari satu setengah tahun.
“Kalau kita sikat giginya dua kali sehari, pagi dan malam, itu artinya odol satu tub ini bisa dipakai satu setengah tahun,” ujar Budi.
Menurut Budi, penghematan dari penggunaan pasta gigi secara tepat dapat dialihkan untuk kebutuhan pemeriksaan kesehatan gigi. Dia menganjurkan masyarakat rutin memeriksakan kondisi gigi ke dokter gigi.
“Kaget, kan? Sisa uang buat beli odol tadi bisa dipakai buat cek kesehatan gigi ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali,” kata Menkes.
Budi juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan pemerintah. Salah satunya melalui program cek kesehatan gratis di Puskesmas.
“Tapi kalau mau gratisan, bisa datang ke program cek kesehatan gratis dari Bapak Presiden Prabowo ke seluruh Puskesmas,” ujar Menkes Budi.










