Nunung Tolak Pakai Paranormal Hadapi Teror Mistis di Warung, Pilih Berdoa
JAKARTA, iNews.id - Komedian Nunung Srimulat mengungkap bisnis kulinernya di Solo, Jawa Tengah, tengah menghadapi masalah setelah diduga mendapat teror mistis. Meski sempat merasa gusar karena warungnya sepi pembeli, Nunung memilih tidak mencari bantuan paranormal.
Pemilik nama asli Tri Retno Prayudati itu justru memperbanyak doa dan menyerahkan persoalan yang terjadi kepada Tuhan. Dia juga tidak ingin mencari orang yang dianggap bisa menjadi lawan untuk menghadapi dugaan teror tersebut.
"Daripada kita punya pikiran, 'Ayo kita cari lawan buat gini-ginian,' aku nggak mau. Kan banyak orang pintar gitu, 'Ayo di sana ada Mbak Nunung.' Ah enggak, aku nggak kayak gitu. Aku punya Allah kok, Allah itu kekuatanku," kata Nunung saat ditemui di Tendean, Mampang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Nunung mengaku sempat mempertanyakan kondisi warungnya yang mengalami penurunan pembeli. Namun, dia memilih melakukan introspeksi terlebih dahulu dan tidak langsung menuduh ada pihak yang berniat buruk.
"Aku berdoa, 'Ya Allah kalau memang ada kesalahan di dalam, beri petunjuk saya, akan saya benahi.' Tapi kalau memang ada orang yang niat nggak baik dengan warung saya, 'Ya Allah sadarkan dia.' Udah, doaku cuma gitu aja, nggak mau suuzan," kata Nunung.
Di tengah kondisi tersebut, Nunung juga tetap memperhatikan makanan yang dijual di warungnya. Dia mengaku tidak mau menyimpan makanan yang masih utuh untuk dijual kembali keesokan harinya.
Makanan yang masih layak konsumsi justru dibagikan kepada warga sekitar. Nunung meminta karyawannya mengemas makanan tersebut untuk diberikan kepada sopir becak, tukang parkir, dan masyarakat yang membutuhkan.
"Aku kan paling nggak mau kalau masih utuh makanan itu disimpan untuk dijual besok, paling nggak mau. Mending kamu bungkus bikin kardus terus bagi-bagikan ke sopir becak, tukang parkir," kata Nunung.
Nunung juga mengingatkan para karyawannya untuk mengawali aktivitas di warung dengan berdoa sesuai keyakinan masing-masing sebelum mulai bekerja.
Bagi Nunung, doa menjadi pilihan yang dia pegang untuk menghadapi persoalan di tengah bisnis kulinernya, termasuk ketika muncul dugaan adanya gangguan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.










