Cara Memasak Telur untuk Penderita Diabetes, Tak Boleh Asal Tambahkan Bahan Ini

Cara Memasak Telur untuk Penderita Diabetes, Tak Boleh Asal Tambahkan Bahan Ini

Gaya Hidup | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:45
share

JAKARTA, iNews.id - Cara memasak telur perlu diperhatikan oleh penderita diabetes. Meski telur memiliki kandungan karbohidrat yang sangat rendah dan tidak menyebabkan gula darah melonjak secara cepat, bahan tambahan serta metode pengolahannya dapat memengaruhi kualitas makanan secara keseluruhan.

Telur merupakan sumber protein yang praktis dan dapat menjadi bagian dari pola makan penderita diabetes. Dalam satu butir telur berukuran besar terdapat sekitar 6,2 gram protein, 5 gram lemak, dan hanya sekitar 0,5 gram karbohidrat.

Karena itu, telur rebus menjadi salah satu pilihan sederhana. Telur dapat dimasak tanpa tambahan minyak, mentega, atau bahan lain yang meningkatkan jumlah kalori dan lemak dalam makanan.

Telur kukus juga dapat menjadi alternatif. Pengolahan ini memungkinkan telur dikonsumsi dengan tambahan sayuran seperti brokoli, bayam, atau wortel sehingga kandungan serat dan nutrisi dalam satu porsi makanan menjadi lebih beragam.

Jika ingin membuat telur dadar atau telur orak-arik, penggunaan minyak sebaiknya tidak berlebihan. Pilih minyak dalam jumlah secukupnya dan hindari terlalu banyak menambahkan bahan seperti daging olahan, keju tinggi lemak, atau saus yang mengandung gula.

Penderita diabetes juga perlu memperhatikan makanan yang disajikan bersama telur. Telur yang rendah karbohidrat dapat dikonsumsi bersama nasi dalam porsi besar, roti putih, kentang olahan, atau makanan manis sehingga total asupan karbohidrat dalam satu kali makan tetap dapat meningkat.

Sebaliknya, telur dapat dipadukan dengan sayuran non-tepung dan sumber karbohidrat berkualitas dalam porsi yang sesuai. Kombinasi tersebut membantu membuat menu lebih seimbang tanpa hanya mengandalkan telur sebagai satu-satunya makanan.

Cara memasak juga sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Penderita diabetes yang memiliki kondisi kesehatan lain, seperti masalah kolesterol atau penyakit jantung, mungkin memiliki rekomendasi pola makan yang berbeda.

Selain cara memasak, jumlah konsumsi telur juga perlu disesuaikan dengan pola makan secara keseluruhan. Tidak ada satu aturan yang berlaku sama untuk semua orang karena kebutuhan nutrisi setiap penderita diabetes dapat berbeda.

Dengan demikian, cara memasak telur untuk penderita diabetes bukan hanya soal memilih telur rebus atau goreng. Yang lebih penting adalah memperhatikan minyak, bahan tambahan, porsi, serta makanan yang menjadi pendamping telur.

Jika masih ragu menentukan menu dan porsi yang sesuai, penderita diabetes dapat berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Dengan begitu, telur tetap dapat menjadi sumber protein dalam pola makan tanpa mengabaikan pengelolaan gula darah.

Topik Menarik