Persebaya Hadapi Jadwal Gila di Oktober, 5 Laga dalam 22 Hari Jadi Ujian Berat

Persebaya Hadapi Jadwal Gila di Oktober, 5 Laga dalam 22 Hari Jadi Ujian Berat

Olahraga | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 15:28
share

SURABAYA, iNews.id – Persebaya Surabaya menghadapi ujian berat sepanjang Oktober 2026 dengan lima pertandingan dalam rentang hanya 22 hari. Jadwal padat tersebut membuat kondisi fisik dan proses pemulihan pemain menjadi perhatian utama Bajul Ijo.

Kapten Persebaya, Francisco Rivera, menyadari periode sibuk tersebut bakal menguras tenaga para pemain. Gelandang asal Meksiko itu memilih fokus mempersiapkan dirinya agar mampu membantu Bajol Ijo melewati seluruh pertandingan.

“Oktober jadwal kami cukup padat dengan lima pertandingan. Karena itu, saya harus mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Rivera, dikutip dari situs resmi klub.

Persebaya akan memulai rangkaian lima pertandingan tersebut setelah jeda kompetisi akibat agenda FIFA Matchday. Bajul Ijo dijadwalkan menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Lampung pada Jumat (9/10/2026).


Persebaya Jalani 5 Laga dalam 22 Hari

Selepas pertandingan tersebut, Persebaya memiliki empat laga lain dengan jarak yang relatif berdekatan. Bajol Ijo akan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu (18/10/2026).

Empat hari berselang, Persebaya harus bertandang menghadapi PSM Makassar pada Kamis (22/10/2026). Green Force kemudian kembali ke GBT untuk melawan Madura United, Senin (26/10/2026).

Persebaya akan menutup rangkaian pertandingan Oktober dengan menjamu Persijap Jepara di GBT pada Jumat (30/10/2026). Artinya, Rivera dan kolega harus menjalani lima pertandingan sejak 9 hingga 30 Oktober.

Padatnya jadwal membuat kemampuan pemain menjaga kondisi menjadi salah satu faktor penting. Rivera tidak ingin waktu pemulihan yang singkat berdampak terhadap kesiapan Persebaya ketika menghadapi pertandingan berikutnya.

“Dengan jadwal lima pertandingan di Oktober, kami harus bisa menjaga kondisi dan melakukan recovery dengan baik agar siap menghadapi setiap pertandingan,” kata pemain berusia 32 tahun tersebut.


Rivera Ingatkan Fisik dan Taktik

Recovery menjadi krusial karena Persebaya tidak memiliki banyak waktu di antara sejumlah pertandingan. Para pemain harus mengembalikan kondisi setelah bertanding sekaligus kembali menjalani latihan untuk menghadapi lawan selanjutnya.

Rivera menilai kesiapan Persebaya tidak hanya bergantung kepada kondisi fisik. Persiapan taktik juga harus berjalan maksimal agar Green Force mampu menjaga performa sepanjang periode sibuk tersebut.

“Kami harus mempersiapkan diri dari sisi fisik maupun taktik. Hari ini fokus kami lebih banyak pada aspek fisik,” terangnya.

Meski lima pertandingan sudah menunggu, Rivera tidak ingin rekan-rekannya kehilangan fokus karena memikirkan seluruh agenda sekaligus. Dia menegaskan Persebaya harus menghadapi setiap laga secara bertahap dengan target mendapatkan hasil maksimal.

“Fokus kami adalah satu pertandingan ke pertandingan berikutnya dan berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih kemenangan,” tandasnya.

Rivera sendiri terus menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya menjalani pemulihan. Dia mengaku kondisinya semakin membaik dan proses tersebut terus dilakukan bersama tim medis Persebaya.

“Saya merasa kondisi saya semakin baik. Kami terus bekerja keras bersama tim medis agar proses pemulihan bisa berjalan secepat mungkin,” pungkasnya.

Topik Menarik