Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

Tolak Bertekuk Lutut, Iran Siap Perang dan Negosiasi dengan AS

Terkini | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 03:03
share

TEHERAN, iNews.id - Iran siap menghadapi semua opsi dalam konflik melawan Amerika Serikat (AS), negosiasi maupun perang. Hingga kini belum ada titik terang, konflik yang berlangsung sejak 28 Februari itu akan berakhir. Bahkan negosiasi kedua pihak juga belum jelas kapan akan dimulai lagi.

Ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan negaranya tidak gentar ataupun terintimidasi oleh apa pun tindakan AS, seraya menegaskan kesiapan untuk melanjutkan pertempuran maupun negosiasi.

"Kami hadir di medan petempuran dengan segenap kekuatan dan akan menghadapi mereka dengan kejutan-kejutan baru," kata Ghalibaf, kepada parlemen, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (5/10/2026).

"Kami juga menggunakan sarana diplomasi untuk menegaskan keunggulan di bidang militer serta memperjuangkan hak-hak rakyat Iran," katanya, lagi.

Menyinggung langkah AS yang menyampaikan sejumlah usulan baru melalui negara mediator setelah Iran mengajukan proposal pembukaan Selat Hormuz dalam 7 hari, dia menegaskan kembali sikap Iran bahwa jalur perairan strategis tersebut tidak akan dibuka sampai tujuh tuntutannya dipenuhi AS.

Tujuh poin tuntutan itu dibuat berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) Islamabad yang diteken presiden kedua negara pada 17 Juni lalu. Namun MoU itu hanya berlangsung sampai awal Juli ditandai dengan serangan AS.

Di antara poin tuntutan Iran itu adalah, penghentian blokade maritim AS yang mencegah ekspor minyak dan barang-barang Iran lainnya serta pencairan aset yang dibekukan.

Topik Menarik