Uni Emirat Pastikan Pesawat Tujuan Israel Nyaris Dibajak, Kopilot Serang Kapten Pakai Kapak

Uni Emirat Pastikan Pesawat Tujuan Israel Nyaris Dibajak, Kopilot Serang Kapten Pakai Kapak

Terkini | inews | Minggu, 4 Oktober 2026 - 03:01
share

ABU DHABI, iNews.id - Pihak berwenang Uni Emirat Arab (UEA) mengungkap hasil penyelidikan pendaratan darurat pesawat maskapai Flydubai rute Dubai-Tel Aviv, Israel, di bandara Tabuk, Arab Saudi, Rabu (30/9/2026).

Pesawat yang membawa 174 penumpang, sebagian besar warga Israel, itu mendarat darurat setelah terjadi baku hantam dan serangan menggunakan senjata tajam yang dilakukan kopilot terhadap kapten pilot.

Otoritas penegak hukum UEA mengungkap serangan tersebut bermotif terorisme. Pelaku, dikeyahui sebagai warga Oman, menyerang kapten menggunakan kapak untuk kondisi darurat yang berada di dalam ruang kokpit.

Jaksa Agung UEA Hamad Saif Al Shamsi mengatakan, kopilot menyerang kapten untuk mengambil alih kendali pesawat. Namun para penyelidik masih mendalami seputar situasi yang terjadi, termasuk kemungkinan pelaku menjatuhkan pesawat.

"(Penyelidikan akan) Mengungkap seluruh situasi terkait insiden tersebut, motif, serta berbagai hubungan yang terkait," ujarnya, seperti dilaporkan kantor berita pemerintah WMA.

Dia menambahkan, hasil penyelidikan akhir akan diumumkan setelah seluruh prosedur rampung.

Pesawat dengan nomor penerbangan FZ1073 itu terbang dari Dubai menuju Tel Aviv pada Rabu pagi. Sekitar 1,5 jam setelah lepas landas, pertengkaran berlangsung di kokpit. Saat itu posisi pesawat telah memasuki wilayah Yordania.

Seorang pilot dilaporkan mengirim sinyal darurat mengindikasikan upaya pembajakan, sebelum pesawat memutar arah, memasuki kembali wilayah Saudi dan mendarat di Bandara Internasional Pangeran Sultan bin Abdulaziz, Tabuk.

Sebelumnya, Flydubai menyatakan terjadi keributan di ruang kokpit dan kru berhasil mengamankan situasi sebelum pesawat dialihkan pendaratannya ke Arab Saudi. Kapten pilot diketahui sebagai warga UEA.

Topik Menarik