Isyana Sarasvati Nyanyikan Lagu Pancasila, Liriknya Berisi Lima Sila

Isyana Sarasvati Nyanyikan Lagu Pancasila, Liriknya Berisi Lima Sila

Gaya Hidup | inews | Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:34
share

JAKARTA, iNews.id - Isyana Sarasvati menyanyikan lagu berjudul Pancasila yang diperkenalkan bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026. Uniknya, lirik lagu tersebut sepenuhnya menggunakan lima sila Pancasila.

Lagu Pancasila diciptakan dan musiknya diaransemen KGPH Ndaru Kusumo, sedangkan Olivia Zalianty bertindak sebagai produser. Karya tersebut dihadirkan melalui medium musik untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai Pancasila, terutama kepada generasi muda.

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober untuk mengenang peristiwa Gerakan 30 September 1965 sekaligus meneguhkan kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa. Peringatan ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Produser lagu Pancasila, Olivia Zalianty mengatakan karya tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk merawat nilai-nilai kebangsaan melalui kesenian.

“Kami ingin karya ini menjadi bagian dari ikhtiar kolektif untuk merawat nilai-nilai kebangsaan melalui cara yang relevan dengan generasi sekarang, salah satunya melalui kesenian. Musik adalah bahasa universal, dan melalui lagu ini, kami mengajak siapa pun yang mendengarnya untuk kembali merenungkan dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

KGPH Ndaru Kusumo selaku pencipta dan pengaransemen musik mengatakan lagu Pancasila terinspirasi langsung dari lima sila yang menjadi fondasi negara.

Kelima sila tersebut yakni Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Kelima nilai tersebut kemudian diterjemahkan menjadi kerangka komposisi musik.

“Pancasila adalah fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. Melalui lagu ini, saya ingin menghadirkan nuansa yang tidak hanya megah, tetapi juga merangkul. Setiap sila memiliki warna musikalnya sendiri, namun semuanya mengalir dalam satu kesatuan. Saya berharap pendengar dapat merasakan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sesuatu yang jauh, melainkan dekat dan hidup,” ujarnya.

Sementara itu, Isyana Sarasvati mengungkapkan kehormatannya dipercaya menyanyikan lagu tersebut. Dia berharap karya ini dapat menjadi pengingat pentingnya persatuan.

“Menyanyikan lagu ‘Pancasila’ adalah sebuah kehormatan. Saya tumbuh dengan pemahaman bahwa Pancasila adalah rumah bersama kita. Semoga lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa persatuan adalah kekuatan kita,” katanya.

Lagu Pancasila berdurasi sekitar 162 detik atau 2 menit 42 detik. Aransemen musiknya menghadirkan nuansa khidmat dengan unsur gamelan. Karya tersebut juga mendapat sambutan dan dukungan positif dari Kementerian Kebudayaan.

KGPH Ndaru Kusumo sebelumnya terlibat dalam orkestrasi kebangsaan Meradjoet Sendja yang dipentaskan di Gedung Kesenian Jakarta pada Agustus 2026. Dalam pertunjukan tersebut, sejumlah lagu kebangsaan ciptaan Ndaru Kusumo, termasuk Pancasila, dirangkai dengan dialog mengenai gagasan para pendiri bangsa.

Olivia Zalianty juga aktif dalam karya seni pertunjukan yang mengangkat sejarah dan gagasan kebangsaan. Dia menjadi produser sekaligus sutradara Meradjoet Sendja—Persembahan Cinta untuk Republik, sebuah pertunjukan yang memadukan musik, teater, dan refleksi atas gagasan para pendiri bangsa.

Topik Menarik