Publik Malaysia Sebut Arif Aiman Lebih Jago dari Semua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Publik Malaysia Sebut Arif Aiman Lebih Jago dari Semua Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia

Olahraga | inews | Rabu, 30 September 2026 - 12:57
share

JAKARTA, iNews.id - Arif Aiman mendapat pujian tinggi dari warganet Malaysia. Dia dinilai sukses membuat pertahanan Timnas Indonesia kerepotan dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026.

Arif Aiman menjadi salah satu pemain yang paling banyak disorot setelah Malaysia bermain imbang 0-0 melawan Timnas Indonesia dalam lanjutan FIFA ASEAN Cup 2026, Senin (28/9/2026)

Winger Johor Darul Ta’zim (JDT) tersebut tampil agresif dan beberapa kali memberikan ancaman kepada lini belakang skuad Garuda. Performa Arif Aiman kemudian mendapat apresiasi dari warganet Malaysia di media sosial.

Salah satunya akun X @OnefootballM yang memberikan penilaian tinggi terhadap kemampuan pemain JDT tersebut. Arif Aiman bahkan disebut memiliki kualitas di atas seluruh pemain naturalisasi yang dimiliki Timnas Indonesia.

“Banyak orang setuju bahwa Arif Aiman lebih baik ketimbang pemain Indonesia-Belanda mana pun,” tulis @OnefootballM.

Pujian tersebut muncul setelah Arif Aiman mampu menunjukkan permainan yang menyulitkan pertahanan Indonesia. Kecepatan serta kemampuan individunya membuat barisan belakang skuad Garuda harus bekerja ekstra sepanjang pertandingan.

Justin Hubner yang bermain untuk Fortuna Sittard dan Dean James dari Go Ahead Eagles menjadi dua pemain Indonesia yang harus menghadapi ancaman Arif Aiman. Meski berhadapan dengan pemain yang berkarier di Eropa, winger JDT itu tetap mampu memberikan tekanan.

Namun, performa individu Arif Aiman belum berbanding lurus dengan hasil akhir Malaysia. Tim Harimau Malaya gagal mencetak gol meski memiliki lebih banyak peluang dan mendominasi jalannya pertandingan.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Malaysia atas Indonesia. Malaysia mencatatkan 63 persen penguasaan bola, sedangkan skuad Garuda hanya memiliki 37 persen.

Perbedaan juga terlihat dari jumlah tembakan tepat sasaran. Malaysia mampu menghasilkan delapan shot on target, sementara Timnas Indonesia hanya mencatatkan satu tembakan yang mengarah ke gawang.

Tekanan Malaysia semakin besar setelah Indonesia harus bermain dengan 10 pemain. Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-37 sehingga skuad Garuda harus menjalani sebagian besar pertandingan dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

Situasi tersebut membuat Timnas Indonesia lebih banyak bertahan untuk menjaga gawang tetap tidak kebobolan. Malaysia terus menekan, tetapi peluang-peluang yang didapat belum mampu menghasilkan gol.

Hasil tersebut membuat peluang skuad Garuda untuk mencapai final FIFA ASEAN Cup 2026 tetap terbuka.

Namun, Indonesia belum mengamankan tiket ke partai puncak. Sesuai regulasi FIFA ASEAN Cup 2026, hanya juara grup yang berhak lolos ke final sehingga pertandingan terakhir fase grup akan menjadi penentu.

Syarat Timnas Indonesia Lolos Final

Timnas Indonesia wajib meraih kemenangan atas Bangladesh pada pertandingan terakhir. Kemenangan dengan skor berapa pun akan membuka jalan bagi skuad Garuda untuk mengamankan posisi puncak klasemen grup.

Selain kemenangan atas Bangladesh, Indonesia juga membutuhkan hasil pertandingan Malaysia melawan Singapura. Skuad Garuda berharap Singapura mampu menang atau bermain imbang saat menghadapi Malaysia.

Jika kedua kondisi tersebut terpenuhi, Indonesia berpeluang finis sebagai juara grup sekaligus mendapatkan tiket menuju final FIFA ASEAN Cup 2026.

Dua pertandingan penentuan tersebut akan berlangsung bersamaan pada Kamis (1/10/2026) pukul 19.30 WIB. Indonesia menghadapi Bangladesh, sedangkan Malaysia bertemu Singapura.

Topik Menarik