Kebakaran Gudang Bekas Pabrik Sandal New Era di Gresik, Asap Hitam Membubung Tinggi
GRESIK, iNews.id - Kebakaran hebat melanda gudang bekas pabrik sandal PT New Era di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026). Kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi hingga terlihat jelas dari ruas Tol Kebomas-Surabaya.
Kebakaran terjadi di area gudang bekas pabrik yang sudah lama tidak beroperasi. Besarnya kobaran api sempat membuat warga di sekitar lokasi panik.
Angin yang cukup kencang membuat api dengan cepat membesar dan menyambar tumpukan bahan baku berupa spons dan karet yang berada di dalam gudang.
Sejumlah unit pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api. Tim gabungan terdiri dari Damkar Kabupaten Gresik, Damkar Kota Surabaya, serta unit pemadam kebakaran swasta dari Pelindo, PT Smelting, PT Wilmar, dan PT Indospring.
Petugas Damkar Panca mengatakan, proses pemadaman sempat terkendala minimnya pasokan air di sekitar lokasi.
"Kendala di lapangan, suplai air mengalami keterlambatan. Jadi kita sempat stand by menunggu suplai air tangki tiba ke lokasi," ujarnya, Selasa (29/9/2026).
Petugas kemudian melanjutkan pemadaman setelah pasokan air tiba. Kobaran api diarahkan agar tidak semakin meluas ke bagian lain dari area gudang.
Polisi menduga titik awal kebakaran berasal dari alang-alang di sekitar lokasi. Api kemudian diduga menyambar tumpukan spons dan karet yang berada di dalam gudang.
Kapolsek Kebomas Kompol Tatak Sutrisno mengatakan saat kebakaran terjadi tidak ada aktivitas pekerja di dalam gudang.
"Informasi awal kebakaran bermula dari alang-alang yang menyambar karet atau spon di gudang yang sudah tidak terpakai. Api merembet dan semakin membesar. Saat kejadian tidak ada aktivitas pekerja dan dipastikan tidak ada korban jiwa," katanya.
Hingga Selasa siang, petugas masih melakukan proses pembasahan di lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bara maupun titik api yang masih menyala di balik tumpukan spons dan karet yang terbakar.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak berwenang.










