Perwatt Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dan Ekosistem Haji Berkelanjutan

Perwatt Tegaskan Komitmen Perkuat Peran Perempuan dan Ekosistem Haji Berkelanjutan

Terkini | inews | Senin, 28 September 2026 - 22:23
share

JAKARTA, iNews.id – Perkumpulan Wanita Alumni Timur Tengah (Perwatt) menegaskan komitmennya memperkuat peran perempuan sekaligus mendorong terwujudnya ekosistem haji dan umrah yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-33 Perwatt sekaligus Maulid Nabi Muhammad SAW di Auditorium H.M. Rasjidi, Kementerian Haji dan Umrah RI, Jakarta. 

Kegiatan mengusung tema “Membangun Perempuan Berdaya dalam Mewujudkan Ekosistem Haji Berkelanjutan” dan dihadiri sekitar 200 alumni perempuan Timur Tengah serta sejumlah tokoh nasional, perwakilan pemerintah, organisasi masyarakat, dan organisasi alumni Timur Tengah.

Perwatt merupakan wadah para perempuan alumni perguruan tinggi di Timur Tengah, antara lain Mesir, Sudan, Maroko, Yordania, dan Arab Saudi. Organisasi yang berdiri sejak 1993 itu kini memiliki Pengurus Wilayah di 25 provinsi dan sembilan Cabang Istimewa di berbagai negara.

Ketua Umum Perwatt, Amany Lubis, menegaskan pentingnya bagi alumni perempuan Timur Tengah untuk terus mengembangkan kapasitas serta mengaktualisasikan diri di berbagai lini kehidupan—baik sebagai akademisi, pemimpin, pengasuh pesantren, maupun mubaligah. 

"Alumni harus senantiasa berpegang pada akhlak, moralitas, dan visi yang mulia, serta memperkuat sinergi Perwatt dengan pemerintah, lembaga, dunia usaha, dan masyarakat," ujar Prof. Amany di hadapan para peserta,” ujar Amany. 

Dia juga mendorong para anggota untuk terus memperluas wawasan mengenai dinamika sosial, politik, ekonomi, dan budaya Timur Tengah demi memberikan kontribusi yang semakin masif bagi Indonesia.

Cendekiawan muslim, Alwi Shihab mengajak para alumni untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial secara nyata melalui kejujuran, keluhuran akhlak, tanggung jawab, dan kebermanfaatan bagi sesama.

Dia juga menekankan pentingnya pengembangan Islam wasathiyah yang teduh dan menjunjung tinggi penghargaan terhadap perbedaan.

Ketua Umum Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA), TGB HM Zainul Majdi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kiprah luar biasa Perwatt.  

“Saat ini, perempuan Indonesia memiliki ruang yang sangat luas untuk berdaya dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” ujar TGB.

TGB juga menjabarkan tiga keteladanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam membangun harkat dan martabat perempuan: menumbuhkan kesadaran akan nilai dan kehormatan diri, mendorong semangat tinggi dalam menuntut ilmu, serta memberikan ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berinisiatif dan berpartisipasi aktif.

Puncak perayaan Harlah ke-33 ini juga dimeriahkan dengan peluncuran Mars Perwatt dan kartu anggota resmi, pemotongan tumpeng, serta penayangan video kaleidoskop yang merangkum berbagai kegiatan positif selama masa bakti 2025-2030.

Sebagai bagian integral dari rangkaian acara, Perwatt bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umrah RI menggelar sesi talkshow bertema "Mewujudkan Ekosistem Haji Berkelanjutan: Peran dan Kontribusi Perwatt". Diskusi interaktif ini dipandu oleh Sekretaris Jenderal Perwatt, Yuli Yasin.

Diskusi mendalam ini menyoroti urgensi membangun ekosistem haji dan umrah yang sehat, yang ditopang oleh penguatan tata kelola yang baik, peningkatan literasi masyarakat dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah, serta sinergi erat antara pemerintah, biro perjalanan, ormas, dan seluruh pemangku kepentingan terkait. 

Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Perwatt dengan Kementrian Haji dan Umrah, BPKH, Baznas DKI dan PT Siraj Badawi Cukup Rupiah.

Topik Menarik