Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai
NEW YORK, iNews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato yang keras pada Sidang Umum PBB di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat, Selasa (22/9/2026).
Salah satu yang disorotinya adalah situasi kemanusiaan di Jalur Gaza yang kini telah meluas ke Tepi Barat.
Macron pada satu titik menggebrak podium saat berbicara tentang krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang hancur. Dia lalu menyinggung pihak-pihak yang menyebut perdamaian telah dicapai di Gaza, narasi yang tampaknya ditujukan kepada Presiden AS Donald Trump.
"Berapa nilai kredibilitas kita, jika kita tidak bisa aktif di Gaza? Beberapa orang mengeklaim perdamaian telah tercapai, tapi ini belum membuka jalan bagi pengiriman bantuan kemanusiaan. Ini merupakan tontonan yang memalukan bagi kita semua," katanya, dalam pidato.
Sebelum itu Macron juga mengangkat tentang kondisi dunia yang disebutnya berlaku hukum rimba, yang kuat menindas pihak lemah.
"Pertanyaan yang diajukan kepada kita, secara sederhana adalah apakah kita ingin hidup dalam kondisi alam ini, semacam kembali ke hukum rimba, atau dalam masyarakat internasional yang beradab," ujarnya.
"Pesan saya adalah tetap teguh. Jangan menyerah pada keadaan yang sedang berkembang. Retorika kekalahan hanya memberi jalan kepada penyalahgunaan kekuasaan oleh kekaisaran, mengancam kedaulatan beberapa negara," tuturnya.
Lebih lanjut Macron menyerukan agar Rusia dan Ukraina menyetujui moratorium serangan terhadap target sipil dan energi. Serangan terhadap warga dan fasilitas sipil disebutnya sebagai tindakan barbar.
"Kita telah menyaksikan penghancuran infrastruktur sipil, pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Ini adalah era baru tindakan barbar," katanya.










