Lantang! Rapper AS Macklemore: Palestina Tak Boleh Menunggu walau Sehari untuk Merdeka
WASHINGTON, iNews.id - Rapper Amerika Serikat (AS) Macklemore lantang menyerukan kemerdekaan Palestina. Dia menegaskan rakyat Palestina seharusnya tidak perlu menunggu bahkan sehari pun untuk mendapatkan kebebasan.
Macklemore juga menyatakan bantuan kemanusiaan saja tidak cukup untuk mengatasi penderitaan rakyat Palestina. Menurut dia, kondisi yang terjadi di Palestina merupakan ketidakadilan akibat ulah manusia sehingga membutuhkan perubahan politik segera.
"Saya yakin hal ini menuntut perubahan politik segera," kata Macklemore, dalam permyataan di Instagram, seperti dikutip Jumat (18/9/2026).
Dia menegaskan rakyat Palestina seharusnya tidak perlu harus menunggu walau sehari untuk merdeka.
Komitmen Macklemore terhadap Palestina tidak berhenti pada pernyataan. Rapper bernama asli Ben Haggerty itu akan menyumbangkan seluruh pendapatan bersihnya dari tur Ed Sheeran, yakni 1 juta dolar AS atau sekitar Rp18 miliar, untuk mendukung rakyat Palestina.
Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini, Uji Penetapan Status Tersangka
"Saya akan menyumbang seluruh pendapatan bersih sebesar 1 juta dolar dari tur 'Loop Tour' Ed Sheeran kepada enam organisasi yang bekerja secara langsung untuk mendukung rakyat Palestina," tulis Macklemore.
Dia menegaskan donasi tersebut tidak berkaitan dengan kontroversi yang membuatnya dikeluarkan dari tur konser Ed Sheeran. Menurut Macklemore, keputusan memberikan donasi tersebut didorong alasan kemanusiaan.
"Saya ingin menyoroti para orang tua yang membawa anak-anak mereka ke rumah sakit tanpa ketersediaan sarana dasar untuk pengobatan, serta para dokter, paramedis, jurnalis, dan pekerja kemanusiaan yang terus masuk ke wilayah tersebut (Gaza)," ujarnya.
Macklemore sebelumnya menjadi sorotan setelah meneriakkan slogan "Free Palestine!" saat tampil dalam konser bersama Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, awal September. Dia juga membawakan lagu protesnya yang berjudul "Hind's Hall".
Aksi tersebut kemudian berujung pada dikeluarkannya Macklemore dari tur konser Ed Sheeran di AS. Promotor konser mengambil keputusan tersebut setelah kontroversi yang muncul terkait sikap Macklemore mengenai Palestina.










