Viral Operator SPBU di Palopo Tolak Isi BBM Mobil Warga, Ini Alasannya
PALOPO, iNews.id – Rekaman video amatir yang memperlihatkan dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis Solar di SPBU Nomor 74.919.84 Jalan Yos Sudarso, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, viral di media sosial.
Dalam video tersebut, petugas operator SPBU tampak terang-terangan menolak melayani pengisian BBM Solar untuk kendaraan umum milik warga setempat dan justru memprioritaskan pengisian ke dalam puluhan jeriken.
Tindakan tak terpuji ditunjukkan oknum operator SPBU Yos Sudarso. Bukannya melayani konsumen kendaraan umum, operator justru melepaskan dan menyerahkan selang nosel ke warga hanya untuk beradu mulut dengan pemilik mobil yang menuntut haknya.
Pihak SPBU berdalih bahwa antrean jeriken tersebut merupakan milik warga yang mengantongi surat rekomendasi nelayan. Namun, penolakan secara sepihak terhadap kendaraan umum memicu kemarahan publik.
"Pihak operator SPBU menolak mengisi mobil warga dengan alasan memprioritaskan pemilik surat rekomendasi nelayan, bahkan operator sempat menyerahkan selang nosel dan memilih beradu mulut dengan pengendara," tulis laporan di lapangan, Rabu (16/9/2026).
Maraknya pengisian jeriken di SPBU tersebut menguatkan dugaan adanya manipulasi serta penyalahgunaan surat rekomendasi nelayan oleh para pengepul.
Solar subsidi yang dibeli menggunakan jeriken dalam jumlah besar diduga tidak disalurkan ke nelayan kecil, melainkan ditampung untuk dijual kembali ke pihak transportir ilegal sebelum diselundupkan ke sektor industri pertambangan di wilayah Sulawesi Tengah.
Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan sebanyak dua kali ke pihak pengelola SPBU Yos Sudarso Palopo tidak membuahkan hasil karena pihak manajemen menolak memberikan keterangan.
Masyarakat Kota Palopo kini mendesak aparat Polres Palopo, Polda Sulsel, hingga BPH Migas dan Pertamina untuk segera turun tangan melakukan pengawasan ketat serta mengusut tuntas keterlibatan oknum SPBU dalam jaringan mafia BBM subsidi.








