Fans Juventus Mulai Murka, Spalletti Didesak Pergi usai Start Buruk Bianconeri Musim Ini
TURIN, iNews.id – Fans Juventus mulai kehilangan kesabaran terhadap Luciano Spalletti setelah performa Bianconeri belum menunjukkan perubahan signifikan pada awal musim 2026-2027. Baru menjalani empat pertandingan, Juventus dinilai masih terjebak dalam masalah lama seperti saat dilatih Massimiliano Allegri pada periode keduanya di Allianz Stadium.
Juventus sebenarnya telah melakukan berbagai upaya untuk keluar dari masa sulit dalam beberapa musim terakhir. Manajemen klub mendatangkan sejumlah pemain baru dengan harapan bisa membangun skuad yang lebih kompetitif dan kembali bersaing di level tertinggi.
Namun, investasi tersebut belum langsung memberikan dampak sesuai harapan. Hasil awal musim justru membuat Juventus kembali berada dalam tekanan karena permainan tim belum meyakinkan.
Kedatangan Luciano Spalletti sempat membawa harapan baru bagi Juventus. Setelah sukses bersama Napoli dengan meraih gelar Liga Italia musim 2022-2023, Spalletti dipercaya mampu menghadirkan perubahan besar di Turin.
Manajemen Juventus pun memberikan dukungan penuh kepada pelatih asal Italia tersebut pada bursa transfer terakhir. Klub berusaha menyediakan pemain yang dianggap sesuai dengan kebutuhan Spalletti agar Juventus mampu tampil lebih kuat di berbagai kompetisi.
Akan tetapi, memasuki musim baru, perubahan yang dinantikan belum terlihat. Juventus masih kesulitan menemukan permainan terbaik dan hasil yang diraih membuat posisi Spalletti mulai dipertanyakan.
Tekanan Fans Juventus Meningkat
Setelah empat pertandingan awal musim, Juventus masih berada di papan tengah klasemen. Situasi tersebut membuat sebagian pendukung mulai mendesak adanya perubahan, termasuk mempertanyakan masa depan Spalletti sebagai pelatih.
Kekecewaan semakin besar setelah Juventus kembali gagal meraih hasil positif. Kekalahan dari Sassuolo dengan skor 2-3 menjadi salah satu momen yang membuat tekanan terhadap tim semakin meningkat.
Para pendukung yang sebelumnya berharap adanya kebangkitan mulai merasa frustrasi karena Juventus dianggap belum mengalami perkembangan berarti meski sudah melakukan perubahan di skuad.
Arsenal Tawar Gelandang Muda Brighton, tapi Ada Masalah Besar di Balik Transfer Rp1,03 Triliun
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, para suporter Juventus yang hadir memberikan dukungan saat pertandingan melawan Sassuolo menunjukkan rasa kecewa setelah kembali melihat hasil buruk.
Kritik pun mulai diarahkan kepada Spalletti. Fans menilai pelatih berusia 67 tahun itu harus segera memberikan jawaban atas masalah yang masih menghambat performa Bianconeri.
Salah satu persoalan yang juga menjadi sorotan adalah proses pembangunan skuad. Spalletti disebut telah meminta beberapa pemain tertentu pada bursa transfer musim panas, tetapi tidak semua target berhasil didatangkan Juventus.
Kondisi tersebut bisa menjadi hambatan bagi Spalletti dalam menerapkan strategi yang dia inginkan. Dengan skuad yang belum sepenuhnya sesuai harapan, Juventus masih mencari formula terbaik untuk tampil konsisten.
Spalletti Dituntut Segera Bangkitkan Juventus
Juventus kini menghadapi situasi sulit. Spalletti mendapat tanggung jawab besar untuk mengembalikan klub ke jalur persaingan setelah beberapa musim terakhir mengalami penurunan performa.
Harapan besar sempat muncul ketika Spalletti datang karena rekam jejaknya bersama Napoli. Dia dianggap sebagai sosok yang mampu membangun kembali identitas permainan Juventus.
Namun, awal musim yang mengecewakan membuat keraguan mulai muncul di kalangan pendukung. Mereka mempertanyakan apakah Spalletti benar-benar mampu membawa perubahan yang dibutuhkan Juventus.
Pelatih asal Italia tersebut masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan. Namun, tekanan dari manajemen dan fans akan semakin besar jika Juventus tidak segera menunjukkan peningkatan performa.
Bianconeri harus menemukan solusi dengan cepat jika ingin kembali bersaing secara konsisten di kompetisi domestik maupun Eropa.
Nasib Luciano Spalletti kini berada dalam sorotan. Tantangan terbesar dia adalah membuktikan jika dirinya masih menjadi sosok yang tepat untuk memimpin Juventus keluar dari periode sulit.










