Heboh 5 Bayi Orang utan Telantar di Hutan India, Ternyata Diselundupkan dari Indonesia

Heboh 5 Bayi Orang utan Telantar di Hutan India, Ternyata Diselundupkan dari Indonesia

Terkini | inews | Sabtu, 12 September 2026 - 09:17
share

JAKARTA, iNews.id - Lima bayi orang utan yang diselundupkan ke India, dipastikan berasal dari Indonesia. Jagad maya dihebohkan dengan temuan lima bayi orang utan tanpa induk mereka di hutan Distrik Balasore, Negara Bagian Odisha, India, Selasa (8/9/2026).

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) RI berupaya untuk mengembalikan bayi-bayi primata.

"Pemerintah Indonesia telah mengambil sejumlah langkah konkret melalui koordinasi dengan otoritas terkait di India maupun di dalam negeri untuk memastikan penanganan, verifikasi asal-usul, serta mengupayakan pemulangan atau repatriasi kelima orangutan tersebut ke Indonesia," bunyi pernyataan Kemenhut.

Berdasarkan informasi awal, lima orang utan tersebut berusia sekitar 1 hingga 1,5 tahun dan ditemukan dalam kondisi sehat. Mereka kini dirawat di Nandankan Zoological Park, Bhubaneswar.

Dari pengamatan awal terhadap ciri fisik dan morfologinya, kelima satwa tersebut diduga merupakan orang utan dari Sumatra. Meski demikian, identifikasi tersebut masih bersifat awal dan kepastian jenis serta asal-usul genetiknya akan dilakukan melalui pemeriksaan DNA oleh otoritas berwenang.

Disebutkan, orang utan bukan satwa asli India. Habitat alami orang utan hanya di Indonesia dan Malaysia, khususnya Sumatra dan Borneo. Oleh karena itu, keberadaan lima bayi orang utan di India memicu kecurigaan satwa tersebut merupakan korban perdagangan dan penyelundupan satwa liar secara ilegal.

Kemenhut juga telah berkomunikasi dengan sejumlah mitra konservasi yang memiliki pengalaman dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan pelepasliaran orang utan, seperti Yayasan Ekosistem Lestari, Jaringan Satwa Indonesia (JSI), Center for Orangutan Protection (COP), dan Forum Orangutan Indonesia (FORINA).

Para mitra tersebut telah menyatakan kesiapan untuk mendukung proses pemulangan, penanganan, serta rehabilitasi kelima bayi orang utan tersebut begitu tiba di Indonesia.

Topik Menarik