Liga Dunia Muslim Kecam Serangan terhadap Pipa Minyak Utama Arab Saudi
MAKKAH, iNews.id - Liga Dunia Muslim mengutuk keras serangan drone terhadap jaringan pipa minyak utama Arab Saudi, Kamis (10/9/2026). Serangan itu memicu kebakaran hebat pada jaringan pipa, terlihat berdasarkan gambar satelit.
Pipa minyak yang menjadi target serangan drone dari Irak tersebut berada di jalur Timur-Barat, rute penting untuk mengalihkan ekspor minyak Saudi ke Laut Merah.
Sekjen Liga Dunia Muslim Mohammed bin Abdulkarim Al Issa mengatakan serangan tersebut melanggar seluruh nilai-nilai agama serta hukum dan norma internasional dan kemanusiaan.
"Kami menekankan solidaritas penuh terhadap Kerajaan Arab Saudi untuk melakukan semua langkah guna mencegah agresor, menjaga keamanan dan kedaulatan, serta keselamatan warga maupun pendatang di wilayahnya," demikian pernyataan Al Issa, dalam rilis yang disiarkan organisasi non-pemerintah yang berbasis di Kota Makkah tersebut, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Sejauh ini pemerintah Saudi maupun perusahaan raksasa minyak Aramco belum memberikan komentar terkait serangan tersebut
Namun beberapa sumber pejabat AS mengatakan kepada CNN, serangan drone kamikaze jelas menghantam sistem pipa minyak utama Arab Saudi, memicu kebakaran pada sejumlah stasiun pompa.
Pejabat itu mengatakan, berdasarkan penilaian awal, AS mendapati stasiun-stasiun pompa yang terletak di sepanjang Jaringan Pipa Timur-Barat (East-West Pipeline) terkena serangan.
Gambar satelit memperlihatkan kerusakan parah akibat kebakaran pada satu stasiun, sementara kepulan asap hitam pekat membubung tinggi di lokasi pipa lainnya.
Pipa tersebut dihantam oleh drone yang berasal dari Irak, meski belum jelas siapa pihak yang bertanggung jawab.
Pipa Timur-Barat mengalirkan minyak mentah dari wilayah penghasil minyak bagian timur Arab Saudi menuju pelabuhan Yanbu di Laut Merah, sehingga memungkinkan ekspor dilakukan tanpa harus melewati Selat Hormuz.










