Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

Selain Ijazah, Roy Suryo Kuliti Skripsi Jokowi yang Dinilai Banyak Kejanggalan

Terkini | inews | Kamis, 10 September 2026 - 21:18
share

JAKARTA, iNews.id - Pakar telematika, Roy Suryo tak hanya menyoroti keaslian ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Dia turut membedah elemen-elemen dalam skripsi Jokowi. 

Dalam program Interupsi di iNews, Kamis (10/9/2026) Roy tampak membawa selembar kertas yang isinya menjelaskan sejumlah perbedaan dalam skripsi Jokowi. Dia menegaskan, keberadaan skripsi menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses penerbitan ijazah.

"Ini tampak banget kalau di tangan saya. Perbedaan kertas dari skripsi. Nah terus kemudian kan orang bilang sekarang, 'lho yang dipersoalkan tuh ijazah atau skripsinya?'. Ijazah itu tidak mungkin terbit, kalau tidak ada skripsinya. Skripsi juga tidak mungkin terbit kalau tidak ada catatan-catatan lain," kata Roy dalam program bertajuk ‘Sidang Ijazah, Roy Bawa Bukti Penting?’, Kamis (10/9/2026).

Dia mengaku menemukan perbedaan tanda tangan yang tercantum dalam dokumen. Termasuk kejanggalan dalam Kartu Hasil Studi (KHS) Jokowi.

"Jadi kalau misalnya kita mempersoalkan namanya KHS yang itu registrasinya ternyata sarjana muda, skripsinya ternyata beda kertas, nama tanda, bentuk tanda tangannya, sudah saya periksa bersama grafolog dan dia mengatakan ini tanda tangan berbeda," sambungnya.

Dia juga menyinggung perbedaan tanda tangan Prof. Ahmad Soemitro yang merupakan dosen pembimbing skripsi Jokowi. 

"Anaknya Prof. Achmad Soemitro sendiri saja mengatakan, 'ini tanda tangan bapakku tuh nggak kayak gini lho', tanda tangan ini bukan. Prof. Achmad Soemitro juga belum jadi profesor ketika tanda tangan ini, kok di sini ditulis profesor," katanya.

Menurutnya kejanggalan dokumen tersebut akan dibawa sebagai bahan di persidangan pokok perkara tudingan ijazah palsu Jokowi. 

"Tapi itu baru sebagian kecil yang nanti akan kita buktikan nanti di sidang," katanya.

Topik Menarik