Mobil Gibran Dicegat Warga saat Kunjungan di Tapteng Sumut, Ada Apa?

Mobil Gibran Dicegat Warga saat Kunjungan di Tapteng Sumut, Ada Apa?

Terkini | inews | Jum'at, 4 September 2026 - 16:04
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dicegat sejumlah warga saat perjalanan menuju lokasi peninjauan Sabo Dam di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026). Gibran yang berada di dalam mobil kemudian turun dan menemui warga. 

Dia mendengarkan langsung aspirasi yang disampaikan masyarakat terdampak bencana. Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait kondisi dan kebutuhan mereka selama masa pemulihan pascabencana mengenai jaminan hidup, pembangunan hunian tetap (huntap), serta percepatan penyelesaian Sabo Dam di Tukka.

Gibran mendengarkan satu per satu aspirasi yang disampaikan masyarakat. Dia menegaskan berbagai kebutuhan dan kendala yang disampaikan warga penting menjadi perhatian pemerintah dan segera ditindaklanjuti.

“Setiap kendala dan keluhan yang dialami warga terdampak adalah hal penting yang harus ditindaklanjuti, karena merupakan tanggung jawab pemerintah memastikan kendala masyarakat selama masa pemulihan bisa tertangani,” kata Gibran.

Terkait jaminan hidup, warga berharap dukungan pemerintah dapat terus diberikan selama mereka masih menjalani masa pemulihan pascabencana.

Aspirasi mengenai huntap juga disampaikan agar masyarakat terdampak segera memperoleh kepastian tempat tinggal yang layak dan aman.

"Mohon maaf ya, Bu, Memang terkait huntap, saat ini pembangunan masih dilakukan bertahap, sehingga belum semua menerima. Tapi saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan sehingga semua warga terdampak bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,” tutur Gibran.

Selain itu, masyarakat meminta pembangunan Sabo Dam di Tukka segera diselesaikan. Infrastruktur tersebut dinilai penting untuk mengendalikan aliran material sekaligus mengurangi risiko bencana apabila terjadi kembali kondisi serupa.

Gibran menyampaikan pembangunan infrastruktur pengendali bencana tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, penyelesaiannya perlu terus dikawal agar dapat segera memberikan manfaat bagi warga.

Usai mendengarkan aspirasi masyarakat, Gibran meminta jajaran pemerintah pusat dan daerah serta kementerian/lembaga terkait memastikan setiap kebutuhan yang disampaikan warga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Topik Menarik