Skenario Timnas Indonesia U-20 Lolos Piala Asia U-20 2027 usai Ditahan Malaysia, Jalan Garuda Terbuka
JAKARTA, iNews.id - Timnas Indonesia U-20 masih memiliki peluang besar lolos ke Piala Asia U-20 2027 meski hanya bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada laga perdana Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Hasil tanpa gol di Stadion Nasional Laos, Senin (31/8/2026), membuat Garuda Muda baru mengumpulkan satu poin. Situasi tersebut membuat pertandingan melawan Laos menjadi sangat krusial bagi pasukan Nova Arianto.
Indonesia membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos. Jika mampu mengamankan tiga poin atas Laos, Garuda Muda akan mengoleksi empat poin sebelum menjalani pertandingan terakhir menghadapi Australia.
Skenario paling ideal tentu terjadi jika Indonesia mampu mengalahkan Laos dan Australia. Dua kemenangan tersebut akan membuat koleksi poin Garuda Muda mencapai tujuh. Dengan perolehan tujuh poin, peluang Indonesia finis di posisi dua besar dan merebut tiket ke putaran final sangat terbuka.
Indonesia juga masih memiliki jalur lolos jika hanya bermain imbang melawan Australia. Syaratnya, Garuda Muda harus terlebih dahulu mengalahkan Laos. Dalam skenario tersebut, Indonesia akan mengumpulkan lima poin.
Lima poin masih bisa membawa Indonesia bersaing di dua besar. Namun, posisi akhir Garuda Muda tetap bergantung pada hasil pertandingan tim lain di Grup H.
Skenario lain terjadi jika Indonesia menang atas Laos tetapi kemudian kalah dari Australia. Garuda Muda hanya akan mengumpulkan empat poin. Peluang lolos masih tersedia, tetapi situasinya menjadi jauh lebih rumit karena harus menunggu hasil pertandingan lainnya.
Karena itu, kemenangan atas Laos saja belum cukup untuk membuat posisi Indonesia aman. Selisih gol juga dapat menjadi faktor penting dalam persaingan menuju putaran final. Garuda Muda perlu tampil agresif dan sebisa mungkin meraih kemenangan dengan margin gol besar.
Pelatih Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto mengaku kecewa dengan hasil imbang melawan Malaysia. Menurut dia, Indonesia sebenarnya mampu mengambil alih momentum pertandingan setelah melewati menit ke-30, tetapi peluang yang diperoleh tidak berhasil menghasilkan gol.
"Yang pertama, secara hasil, kami sangat menyayangkan dengan hasil kemarin. Karena kalau kita bisa lihat dari isi pertandingannya, memang di awal secara momentum Malaysia bisa mendapatkan itu. Tetapi setelah menit ke-30, secara momentum sebenarnya ada di kita sampai di babak kedua selesai," kata Nova Arianto usai pertandingan.
"Tetapi memang ada beberapa peluang yang seharusnya menjadi goal. Belum menjadi goal. Sehingga membuat kita harus mendapatkan hasil seri. Jadi sehingga dari hasil, pastinya kami sangat kecewa. Tapi saya minta pemain lebih fokus lagi untuk pertandingan itu," ucap Nova Arianto menambahkan.
Dengan kondisi tersebut, duel melawan Laos menjadi pertandingan yang tidak boleh disia-siakan Indonesia. Kemenangan akan mengangkat koleksi poin sekaligus menjaga kendali Garuda Muda dalam persaingan Grup H.
Peluang Indonesia untuk lolos juga terbuka lewat mekanisme runner-up terbaik. Dalam Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, delapan juara grup otomatis mendapatkan tiket ke putaran final.
Selain delapan juara grup, tujuh runner-up terbaik juga akan lolos. Artinya, posisi kedua di grup masih menjadi jalur penting bagi Indonesia untuk mengamankan tiket ke putaran final.
Pesan Tegas Eliano Reijnders jelang Timnas Indonesia vs Vietnam: Senin Kita Berjuang Lagi!
China sudah lebih dulu mendapatkan tiket otomatis karena berstatus sebagai tuan rumah. Dengan komposisi tersebut, sebanyak 16 tim akan tampil di putaran final Piala Asia U-20 2027.
Indonesia kini harus mengubah hasil imbang melawan Malaysia menjadi pelecut untuk dua pertandingan berikutnya. Kemenangan atas Laos menjadi langkah pertama, sebelum Garuda Muda menghadapi Australia pada laga terakhir Grup H.









