Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Beri Penghormatan Menyentuh

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Jose Mourinho Beri Penghormatan Menyentuh

Olahraga | inews | Selasa, 1 September 2026 - 19:00
share

MADRID, iNews.id - Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina. Jose Mourinho langsung memberikan penghormatan kepada sang megabintang yang pernah dia sebut sebagai "dewa sepak bola".

Messi mengumumkan keputusan tersebut pada Senin (31/8/2026). Penyerang berusia 39 tahun itu mengakhiri perjalanan panjang bersama Argentina setelah lebih dari dua dekade memperkuat tim nasional.

Keputusan Messi datang empat tahun setelah dia membawa Argentina meraih trofi Piala Dunia 2022 di Qatar. Dia juga mengantarkan La Albiceleste menjuarai Copa America 2021 dan 2024 serta Finalissima.

Messi mengungkapkan keputusan pensiun sebenarnya sudah dia ambil pada 21 Juli, hanya dua hari setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Kabar duka atas meninggalnya sang ayah, Jorge, pada 8 Agustus turut memengaruhi kondisi emosional Messi.

Dalam pernyataan emosionalnya, Messi menegaskan keputusan tersebut terasa menyakitkan, tetapi dia menilai waktunya sudah tepat untuk mengakhiri perjalanan bersama Argentina.

"Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa sangat dalam, tetapi saya memahami ini adalah saat yang tepat," tulis Messi.

"Saya bersumpah selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya untuk seragam ini, untuk membuat kalian bahagia dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola."

Messi kemudian menyampaikan alasan lain di balik keputusannya. Dia merasa generasi pemain muda Argentina sudah layak mendapat kesempatan memperkuat tim nasional.

"Tidak banyak waktu tersisa, dan babak-babak berbeda mulai berakhir. Ini salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, saya telah mencintai, dan saya akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional. Saya memberikan semua yang saya miliki, dan saya tidak punya lagi yang bisa saya berikan."

"Selain itu, ada pemain-pemain muda hebat yang sedang muncul dan layak berada di sini."

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukung Argentina yang telah menemani perjalanan karier internasionalnya selama 20 tahun.

"Terima kasih atas semua cinta selama 20 tahun ini. Saya akan merindukan mendengar kalian dari dalam. Sekarang saya akan menjadi salah satu dari kalian, selalu mendukung dari luar, di saat-saat baik dan bahkan lebih dalam di saat-saat buruk."

Mourinho Singkirkan Rivalitas, Beri Penghormatan untuk Messi

Keputusan Messi langsung memunculkan berbagai reaksi. Sejumlah rekan setimnya di Argentina, termasuk Enzo Fernandez, Lisandro Martinez, dan Leandro Paredes, menyampaikan pesan emosional untuk kapten mereka.

Penyiar asal Inggris, Piers Morgan, justru memanfaatkan momen tersebut untuk menyatakan pensiunnya Messi membuat perdebatan pemain terbaik sepanjang masa atau GOAT mengarah kepada Cristiano Ronaldo.

Mourinho memilih sikap berbeda. Pelatih Real Madrid itu menyingkirkan rivalitas yang selama ini melekat dan memberikan penghormatan kepada Messi atas karier internasionalnya.

Mourinho pernah menghadapi Messi ketika menangani berbagai klub top Eropa. Meski Messi berkali-kali menjadi ancaman bagi tim yang dia latih, Mourinho tetap memberikan pengakuan tinggi kepada pemain asal Argentina tersebut.

"Selamat atas karier internasional yang luar biasa dan tak terlupakan. Copa America berikutnya dan Piala Dunia berikutnya tidak akan sama," tulis Mourinho melalui Instagram.

Pesan tersebut sempat ditafsirkan sebagian penggemar sebagai sindiran. Ada yang menilai kalimat Mourinho bisa berarti turnamen berikutnya akan lebih mudah tanpa kehadiran Messi. Namun, mayoritas respons justru melihat ucapan tersebut sebagai bentuk penghormatan tulus kepada salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Mourinho memang sudah beberapa kali memberikan pujian kepada Messi. Bahkan, pelatih asal Portugal tersebut pernah mengakui Messi sebagai pemain yang paling ingin dia latih.

Bagi Argentina, kehilangan Messi dari panggung internasional menjadi akhir sebuah era. Selama membela Timnas Argentina, Messi mencatat 207 penampilan, 125 gol, dan 68 assist. Dia juga menjadi figur utama di balik periode sukses Argentina dalam beberapa tahun terakhir.

Meski sudah meninggalkan tim nasional, Messi masih memiliki kontrak bersama Inter Miami. Dia memperpanjang masa baktinya pada Oktober 2025 dan masih terikat hingga akhir musim 2028.

Pensiunnya Messi membuat Argentina harus bersiap menjalani era baru tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan mereka. Namun, warisan sang kapten sudah terlanjur melekat kuat dalam sejarah sepak bola Argentina dan dunia.

Topik Menarik